Redaksi88.com – Nama Mahfud MD kembali menjadi sorotan usai pernyataannya terkait pembentukan Komite Reformasi Polri oleh Presiden Prabowo Subianto.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan itu menyatakan kesediaannya untuk bergabung dalam komite tersebut.
Atas pernyataannya tersebut, pihak Istana menyatakan rasa syukur atas kesediaan Mahfud MD bergabung dalam Komite Reformasi Polri.
Baca Juga: Realisasi Dana Desa Bengkulu Utara Capai 77 Persen, Rp39,5 Miliar Tahap II Siap Digunakan Desa
Hal itu disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat ditemui di Kompleks Parlemen, Selasa, 23 September 2025.
Respons Istana
“Alhamdulillah beliau menyampaikan kesediaan untuk ikut bergabung,” ujar Prasetyo kepada wartawan.
Meski demikian, Prasetyo menegaskan bahwa susunan anggota Komite Reformasi Polri hingga kini masih belum ditetapkan.
“Ya bersama-sama lah, belum ada yang ditunjuk siapa yang akan menjadi ketua,” lanjutnya.
Baca Juga: Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara Sosialisasikan Pencegahan Korupsi Proyek Strategis
Menurutnya, daftar resmi anggota baru akan diumumkan setelah Presiden Prabowo pulang dari kunjungan kerja ke Amerika Serikat dalam rangka Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Kalau dari istana tunggu, mungkin sekembalinya Pak Presiden, berkenaan dengan Komisi Reformasi Kepolisian akan diumumkan,” kata Prasetyo.
Kesediaan Mahfud MD
Sebelumnya, Mahfud MD telah menyatakan kesiapannya untuk ikut serta dalam Komite Reformasi Polri.
Hal itu ia sampaikan usai berdiskusi dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Selasa, 16 September 2025.
Baca Juga: Geger! Kepala Desa di Bengkulu Utara Dilarikan ke RSUD, Begini Kronologinya
Artikel Terkait
MAFIA Laporkan PT PMN ke Aparat Hukum atas Dugaan Pelanggaran Tambang
Polda Bengkulu Tangkap Pengoplos Pertalite, Sita 3 Ton Minyak Mentah
Geger! Kepala Desa di Bengkulu Utara Dilarikan ke RSUD, Begini Kronologinya
Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara Sosialisasikan Pencegahan Korupsi Proyek Strategis
Realisasi Dana Desa Bengkulu Utara Capai 77 Persen, Rp39,5 Miliar Tahap II Siap Digunakan Desa