Redaksi88.com – Massa dari Forum Santri Nusantara Bandung Raya menggelar aksi protes di depan kediaman Anggota Komisi VIII DPR, Atalia Praratya, yang berlokasi di kawasan Ciumbuleuit, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Selasa, 14 Oktober 2025.
Diketahui, para peserta aksi menuntut agar Atalia dipecat dari jabatannya usai mereka menilai pernyataannya terkait penggunaan APBN untuk pembangunan kembali Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, bersifat tidak sensitif dan menyinggung komunitas santri.
Aksi tersebut berlangsung dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Sejumlah spanduk dan poster berisi kecaman terhadap pernyataan Atalia tampak dibentangkan para santri di lokasi.
Dalam orasi yang disampaikan di tengah massa, seorang orator menyebut pernyataan politikus Partai Golkar itu telah melukai empati publik terhadap para korban musibah di pesantren.
“Kami menyampaikan duka mendalam atas musibah di Pondok Pesantren Al Khoziny yang menelan korban jiwa para santri,” tutur orator di depan rumah keluarga Ridwan Kamil.
“Namun kami juga menyesalkan pernyataan Ibu Atalia yang menyoroti rencana penggunaan APBN untuk membangun kembali pesantren tersebut,” imbuhnya.
Massa menegaskan bahwa negara memiliki kewajiban untuk membiayai pendidikan agama sebagai bagian dari amanat konstitusi.
Atas dasar itu, mereka menuding Atalia gagal memahami peran negara terhadap lembaga keagamaan serta dinilai menciptakan stigma terhadap pesantren.
“Penggunaan APBN bukanlah hadiah, tetapi tanggung jawab negara terhadap warga yang menjadi korban bencana,” tegas sang orator aksi.
Lantas, apa saja fakta-fakta di balik aksi santri di kediaman Atalia? Berikut ulasan selengkapnya.
Solidaritas Santri untuk Al Khoziny
Koordinator aksi, Riki Ramdan Fadila menjelaskan gerakan ini muncul dari rasa solidaritas dan keresahan para santri terhadap pandangan yang dinilai merugikan dunia pesantren.
Riki menilai, pernyataan Atalia telah membentuk opini negatif yang berpotensi merusak citra lembaga keagamaan.
Artikel Terkait
Gaya Komunikasi Menkeu Purbaya Jadi Sorotan DPR, Ingatkan Tak Komentari Kebijakan Kementerian Lain
Ramai Kandungan Susu MBG Hanya 30 Persen Susu Segar, BGN Klaim Nilai Gizinya Tetap Setara
Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Membaik hingga Akhir 2025, Beberkan Peluang Penurunan PPN di 2026
4 Fakta Terkini Kasus Pencemaran Radioaktif di Cikande: Pelaku Industri Udang Cari Solusi Ekspor Kembali ke AS
Beredar Obrolan Trump–Prabowo yang Bocor di KTT Mesir: dari Proyek Trump Organization hingga Spekulasi Isu Strategis