Prabowo: Tidak Ada Rasa Kasihan untuk Pejabat Nakal, yang Kasihan Rakyat Indonesia

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Sabtu, 18 Oktober 2025 | 21:53 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto pidato pada prosesi Sidang Senat Pengukuhan Mahasiswa Baru dan Wisuda Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di Trans Convention Bandung, Sabtu (18/10).
Presiden RI Prabowo Subianto pidato pada prosesi Sidang Senat Pengukuhan Mahasiswa Baru dan Wisuda Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di Trans Convention Bandung, Sabtu (18/10).

REDAKSI88.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berpesan kepada generasi muda agar berani menjadi pemimpin yang amanah dan mencintai rakyat.

Ia menegaskan pentingnya memiliki keberanian untuk melawan korupsi serta menumbuhkan rasa belas kasih hanya kepada rakyat, bukan kepada pejabat nakal.

Pesan itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada prosesi Sidang Senat Pengukuhan Mahasiswa Baru dan Wisuda Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di Trans Convention Bandung, Sabtu (18/10).

Baca Juga: Pemerintah Tambah 80.000 Kuota Program Magang Nasional, Siapkan Anggaran Rp1,4 Triliun

Presiden menjelaskan bahwa kepemimpinan sejati menuntut keberanian dalam mengambil keputusan dan menjalankan program-program yang berpihak kepada rakyat.

Ia mencontohkan salah satu program unggulan pemerintah yang kini manfaatnya telah dirasakan masyarakat luas, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program tersebut telah menjangkau lebih dari 36 juta penerima manfaat, menyerap ratusan ribu tenaga kerja di 12.205 dapur MBG, serta memberdayakan petani, nelayan, dan pelaku UMKM untuk memasok bahan baku ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga: Kasus Pemerasan Sertifikasi K3: KPK Tambah Masa Tahanan Immanuel Ebenezer 30 Hari

“Ini prestasi yang tidak kecil, dan kita sedang dibicarakan di dunia internasional,” ujar Prabowo.

Presiden menegaskan, kepentingan rakyat selalu menjadi prioritas utama. Ia memastikan bahwa berapa pun anggaran yang dibutuhkan akan didukung penuh agar program-program berjalan maksimal.

Namun, Prabowo juga mengingatkan bahwa dirinya tidak akan mentoleransi siapa pun yang mencoba bermain-main dalam pelaksanaannya.

Baca Juga: Pertamina Nurut Aturan Pemerintah, Campuran Etanol 10 Persen Bakal Diterapkan pada 2026

“Kalau ada satu dua nakal, saya peringati. Masih nakal, masih gak mau dengar, tiga kali, apa boleh buat, reshuffle. Harus diganti,” tegasnya.

Prabowo menambahkan, seorang pemimpin tidak boleh berbelas kasihan kepada pejabat yang tidak mampu bekerja atau menyalahgunakan kepercayaan rakyat.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X