REDAKSI88.com– Pemerintah Venezuela menegaskan komitmennya menjaga perdamaian dunia dan menolak segala bentuk intervensi asing yang mengancam kedaulatan negara.
Pernyataan itu disampaikan Duta Besar Republik Bolivarian Venezuela untuk Indonesia, Enrique Antonio Acuña Mendoza, saat menerima Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa di Jakarta, Kamis (16/10).
Dubes Acuña menekankan pentingnya solidaritas global dan peran media dalam menyuarakan kebenaran di tengah maraknya disinformasi internasional.
Baca Juga: Uji Coba Bansos Digital di Banyuwangi Jadi Tolak Ukur Peluncuran Nasional Tahun Depan
Ia menilai banyak narasi tentang Venezuela dibangun dari informasi yang keliru dan sengaja disebarkan untuk melemahkan pemerintahan sah di Caracas.
"Venezuela adalah bangsa cinta damai yang terus berjuang mempertahankan kedaulatan dan harga diri nasional," ujar Acuña.
Ia menambahkan bahwa Venezuela menghormati semua negara, namun menolak segala bentuk tekanan politik dan ekonomi yang bertentangan dengan prinsip hukum internasional.
Baca Juga: Sebut Belum Ada Tersangka, KPK Tegaskan Tak Ada Intervensi Polisi dalam Kasus Kuota Haji
Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap pengakuan Amerika Serikat atas operasi rahasia CIA di wilayah Venezuela.
Pemerintah Caracas menilai langkah tersebut sebagai ancaman terhadap stabilitas kawasan Karibia dan pelanggaran terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Dubes Acuña juga menyinggung pidato Perwakilan Tetap Venezuela untuk PBB, Samuel Moncada, dalam sidang Dewan Keamanan PBB di New York pada 10 Oktober 2025.
Baca Juga: Rosan Roeslani Yakin Target Ekonomi 8 Persen Tercapai, Sebut Investasi Jadi Kunci
Moncada memperingatkan dunia tentang meningkatnya eskalasi militer Amerika Serikat di Karibia yang dinilai dapat memicu konflik bersenjata baru.
Dalam dokumen resmi ke PBB, Venezuela menyebut kebijakan militer dan sanksi ekonomi sepihak sebagai bentuk agresi non-konvensional.
Artikel Terkait
Akhir Cerita Kasus Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga Diduga Tampar Siswa Merokok: Sempat Ada Aksi Mogok hingga Berujung Damai
Optimisme Prabowo Soal Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: 1,5 Juta Lapangan Kerja dari Program MBG
Melihat Visi Baru Prabowo untuk BUMN: Efisiensi Nasional dengan Sentuhan Talenta Asing
Rosan Roeslani Yakin Target Ekonomi 8 Persen Tercapai, Sebut Investasi Jadi Kunci
Sebut Belum Ada Tersangka, KPK Tegaskan Tak Ada Intervensi Polisi dalam Kasus Kuota Haji
Uji Coba Bansos Digital di Banyuwangi Jadi Tolak Ukur Peluncuran Nasional Tahun Depan