Redaksi88.com – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan arah baru kebijakan dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Dalam pidatonya di ajang Forbes Global CEO Conference yang digelar di Jakarta Selatan, Rabu, 15 Oktober 2025, Prabowo menyroti perlunya reformasi menyeluruh terhadap BUMN.
Presiden RI itu menyebut perlu melakukan efisiensi kelembagaan hingga keterbukaan terhadap talenta global.
Lantas, apa saja hal yang menjadi sorotan utama Presiden Prabowo dalam tubuh BUMN? Berikut ulasannya:
1. WNA Bisa Pimpin BUMN
Salah satu kebijakan paling menonjol yang disampaikan Prabowo adalah diperbolehkannya warga negara asing (WNA) atau ekspatriat memimpin perusahaan BUMN.
Prabowo menyebut, regulasi yang sebelumnya mewajibkan posisi pimpinan BUMN diisi oleh warga negara Indonesia (WNI) kini telah diubah.
“Saya telah mengubah regulasi. Sekarang ekspatriat, non-Indonesia, bisa memimpin BUMN kita,” ujar Prabowo.
Ia menilai langkah tersebut penting untuk membawa BUMN sejajar dengan standar bisnis internasional.
Baca Juga: Dugaan Korupsi di Dinkes Bengkulu Utara, Kejari Periksa Sejumlah Kepala Puskesmas
Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan membuka peluang bagi Indonesia untuk memanfaatkan keahlian terbaik di bidang manajemen korporasi.
“Saya sudah mengatakan kepada manajemen Danantara agar menjalankan BUMN dengan standar bisnis internasional. Anda bisa mencari otak terbaik, talenta terbaik,” tambahnya.
2. Pemangkasan Jumlah BUMN
Selain membuka pintu bagi talenta asing, Prabowo juga menyoroti perlunya rasionalisasi jumlah BUMN.
Menurutnya, saat ini Indonesia memiliki lebih dari 1.000 BUMN, termasuk anak dan cucu perusahaan. Jumlah tersebut dinilai terlalu besar dan berpotensi menghambat kinerja serta produktivitas.
Artikel Terkait
Membedah Perpres Energi Darurat Prabowo: Solusi Krisis Sampah Nasional Jadi Sumber Energi Terbarukan
Mahfud MD Sebut ‘Beban Moral’ Hantui Menkeu Purbaya, Jadi Alasan Bubarkan Satgas BLBI Meski Ada Utang Negara
Situs Resmi Diretas, PWI Pusat Minta Maaf dan Bangun Website Baru yang Lebih Aman
Akhir Cerita Kasus Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga Diduga Tampar Siswa Merokok: Sempat Ada Aksi Mogok hingga Berujung Damai
Optimisme Prabowo Soal Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: 1,5 Juta Lapangan Kerja dari Program MBG