Selain Drs. Sutaarga, banyak pihak lain juga turut andil, termasuk para kepala museum, pemerhati budaya, dan komunitas museum di seluruh Indonesia.
Mereka semua memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya museum, hingga akhirnya sukses menetapkan tanggal 12 Oktober sebagai Hari Museum Nasional.
Dengan demikian, Hari Museum Nasional adalah hasil dari usaha kolektif banyak pihak, bukan inisiatif tunggal.
Perayaan ini adalah bentuk apresiasi terhadap berbagai upaya yang dilakukan untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya Indonesia, yang tersimpan di dalam museum untuk generasi yang akan datang.***
Artikel Terkait
Harris Turino: Menteri BUMN Pilihan Prabowo Sudah di Kantong, Tapi Masih Bimbang?
Penyegelan Tiga Tempat Hiburan di Bandar Lampung, Pelanggaran Izin Usaha Terbongkar
Tantangan Berat Menteri BUMN Baru, Mengurai Hutang BUMN Hingga Membangun Kepemimpinan Tangguh
Menteri BUMN di Era Prabowo-Gibran, Berani Bilang 'NO' dan Paham Peta Ekonomi Nasional
Hari Museum Nasional: Sejarah, Tujuan, dan Pentingnya Peringatan