Polres Lampung Selatan Gelar Operasi Zebra Krakatau 2024, Dukung Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Senin, 14 Oktober 2024 | 12:17 WIB
Polres Lampung Selatan Gelar Operasi Zebra Krakatau 2024, Dukung Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih.   (Foto/Istimewa)
Polres Lampung Selatan Gelar Operasi Zebra Krakatau 2024, Dukung Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih. (Foto/Istimewa)

Redaksi88.com, Lamsel – Kepolisian Resor (Polres) Lampung Selatan resmi meluncurkan Operasi Zebra Krakatau 2024, yang akan berlangsung mulai 14 hingga 27 Oktober 2024.

Operasi ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, serta menekan angka kecelakaan di wilayah tersebut.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yurin, dalam apel gelar pasukan yang digelar di Mapolres Lampung Selatan pada Senin (14/10/2024), mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan Operasi Zebra Krakatau 2024.

"Kami menghimbau masyarakat untuk selalu patuh terhadap aturan lalu lintas, tidak hanya selama operasi berlangsung, tetapi juga setiap saat," ujar AKBP Yusriandi dengan tegas.

Baca Juga: Simak! Jadwal Pelaksanaan SKD CPNS 2024, Ini Panduan dan Tips Sukses

Upaya ini sejalan dengan langkah Polri dalam memastikan keamanan dan ketertiban menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, yang dijadwalkan akan segera berlangsung.

Operasi Zebra Krakatau 2024 hadir sebagai bentuk komitmen Polri untuk menjaga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).

Dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI Kodim 0421/LS, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, operasi ini memprioritaskan pendekatan humanis dalam edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Selama dua minggu ke depan, petugas akan fokus pada penegakan hukum secara persuasif, seperti memberikan teguran pada pelanggaran yang dinilai membahayakan keselamatan, serta menggunakan teknologi tilang elektronik (E-TLE) untuk memantau pelanggaran di berbagai titik rawan kecelakaan.

Baca Juga: Ini Beberapa Pendapat Pakar Psikolog Soal Viral Fenomena Video Syur Pelajar

Operasi ini menargetkan sembilan pelanggaran utama yang sering terjadi di jalan raya, yakni, penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, membonceng lebih dari satu orang.

Tidak memakai helm SNI atau sabuk pengaman, berkendara di bawah pengaruh alkohol, melawan arus lalu lintas, melebihi batas kecepatan, kendaraan over dimension dan overloading (ODOL), serta parkir di bahu jalan tol.

Operasi Zebra Krakatau 2024 tidak hanya menjadi langkah strategis untuk menciptakan tertib lalu lintas, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap proses demokrasi nasional.

Baca Juga: Misteri Kerasukan Massal Mahasiswa Unras Alami Pengalaman Mistis di Hutan Kota Argamakmur

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X