"Saya mengajak saudara-saudara, terutama unsur pimpinan dari semua kalangan, dari kalangan cendekiawan, ulama, pengusaha, pemimpin politik, pemuda dan mahasiswa, mari kita berani menghadapi tantangan-tantangan tersebut," imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengimbau semua elemen bangsa untuk introspeksi. Ia menekankan bahwa Indonesia harus memiliki keberanian untuk melakukan koreksi dan memperbaiki diri.
"Kita harus menghadapi kenyataan, bahwa masih terlalu banyak kebocoran, penyelewengan, korupsi di negara kita," ungkapnya.
"Kita harus berani mengakui terlalu banyak kebocoran-kebocoran dari anggaran kita, penyimpangan-penyimpangan, kolusi di antara para pejabat politik, pejabat pemerintah di semua tingkatan dengan pengusaha-pengusaha yang nakal, pengusaha-pengusaha yang tidak patriotik, jangan takut melihat realita ini," beber Prabowo.
Dalam hal ini, Prabowo mengingatkan bahwa fakta tersebut berbahaya bagi generasi penerus. Ia menilai perbaikan besar-besaran harus dilakukan, apalagi hingga saat ini masih banyak masyarakat yang hidup di bawah angka kemiskinan.
"Kita masih melihat sebagian saudara-saudara kita yang belum menikmati hasil kemerdekaan, terlalu banyak saudara-saudara kita yang berada di bawah garis kemiskinan, terlalu banyak anak-anak yang berangkat sekolah tidak makan pagi, terlalu banyak anak-anak kita yang tidak punya pakaian untuk berangkat sekolah," ujar prabowo.***
Artikel Terkait
Ini Jadwal Pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming: Momen Bersejarah Bagi Indonesia
Mahfud MD Absen dalam Pelantikan Presiden Terpilih, Prioritaskan Ibu Tercinta yang Sakit
Prabowo-Gibran Resmi Dilantik Sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI Periode 2024-2029
Momen Haru Jokowi Beri Tepuk Tangan untuk Prabowo di Sidang Pelantikan Presiden 2024-2029
Total 19 Kepala Negara dan 15 Utusan Khusus Hadiri Pelantikan, Prabowo Sampaikan Rasa Terima Kasih