Profil dan Rekam Jejak Ketua MA: Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Selasa, 22 Oktober 2024 | 12:39 WIB
Ketua Mahkamah Agung (MA) Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H.  (Instagram.com/sitimarwiyah_iyat)
Ketua Mahkamah Agung (MA) Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. (Instagram.com/sitimarwiyah_iyat)

Pada 10 Juni 2024, Sunarto dianugerahi gelar guru besar kehormatan atau honoris causa dari Universitas Airlangga (HCUA) atas dedikasi dan sumbangsihnya terhadap ilmu hukum di Indonesia.

Dalam pengukuhannya sebagai guru besar kehormatan, ia membawakan orasi ilmiah berjudul "Makna Penegakan Hukum dan Keadilan dalam Perkara Perdata", yang menggambarkan komitmennya terhadap penegakan hukum dan keadilan di Indonesia.

Keterlibatan Internasional

Sunarto aktif dalam forum-forum nasional dan internasional yang bertujuan untuk memperkuat integritas peradilan. Ia berpartisipasi dalam acara-acara seperti:

Regional Workshop on Judicial Integrity di Asia Tenggara: Sebuah forum yang membahas isu-isu integritas di peradilan regional.

High-Level Judicial Integrity Expert Group Meeting di Bangkok: Sebuah pertemuan tingkat tinggi yang membahas praktik terbaik dan tantangan dalam integritas peradilan di tingkat internasional.

Keterlibatannya di forum internasional ini tidak hanya meningkatkan wawasan pribadi tetapi juga memperkuat reputasi Indonesia dalam hal integritas peradilan di mata dunia.

Baca Juga: Pengamat Politik: Retret Kemah Kabinet Prabowo sebagai Terobosan Membangun Soliditas Serta Positif Untuk Olah Pikiran dan Mental

Kontroversi dan Tantangan

Meskipun memiliki reputasi baik, Sunarto tidak terlepas dari kontroversi dan tantangan yang dihadapi oleh lembaga peradilan di Indonesia.

Kritik terkait transparansi, akuntabilitas, dan reformasi birokrasi sering kali menghiasi berita seputar MA.

Banyak pihak berharap kepemimpinan Sunarto akan mampu menjawab isu-isu tersebut dan memberikan solusi konkret untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

Tantangan lain yang dihadapi adalah kasus-kasus korupsi yang masih menjadi masalah besar dalam sistem peradilan.

Baca Juga: Prabowo Lebih Blak-blakan Ketimbang Jokowi, Intip Beda Gaya Pidato Dua Sosok Presiden RI yang Ikonik

Sunarto diharapkan dapat mengimplementasikan kebijakan dan langkah-langkah yang efektif untuk menanggulangi masalah ini dan memperbaiki citra peradilan yang sering dipandang negatif oleh masyarakat.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Sumber: Berbagai Sumber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X