Ia menekankan bahwa menjadi santri bukanlah sekadar identitas, tetapi merupakan tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
"Jangan hanya bangga menjadi santri, tetapi banggalah dengan kontribusi yang diberikan untuk negeri. Selamat Hari Santri Nasional 2024. Jadilah santri yang tidak hanya pandai dalam ilmu, tapi juga bijak dalam bertindak," ucap Ali Wardana dengan penuh semangat, memotivasi para santri yang hadir.
Acara peringatan ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk tokoh agama, para pemimpin pesantren, serta santri dari berbagai pondok pesantren di wilayah Lampung Selatan.
Para santri tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang juga diisi dengan berbagai kegiatan, seperti pembacaan doa bersama, pidato kebangsaan, dan penampilan seni budaya islami yang mencerminkan semangat juang santri.
Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momen penting untuk mengingatkan kembali seluruh elemen masyarakat akan peran strategis santri dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan, serta membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.***
Reporter: Nazaruddin
Artikel Terkait
Prabowo Lebih Blak-blakan Ketimbang Jokowi, Intip Beda Gaya Pidato Dua Sosok Presiden RI yang Ikonik
Prabowo Subianto Siap Lantik Sejumlah Kepala Badan, Langkah Strategis Perkuat Kabinet Merah Putih
Pengamat Politik: Retret Kemah Kabinet Prabowo sebagai Terobosan Membangun Soliditas Serta Positif Untuk Olah Pikiran dan Mental
Presiden Prabowo Lantik Ketua Mahkamah Agung dan Sejumlah Kepala Badan di Istana Negara
Ujang Komarudin Menilai Pidato Prabowo Cerminkan Ketegasan yang Ditunggu Masyarakat Indonesia
Profil dan Rekam Jejak Ketua MA: Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H