Prabowo Tiba Lebih Awal di Lapangan, Pengamat: Pemimpin yang Tunjukkan Keteladanan dalam Kedisiplinan

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Jumat, 25 Oktober 2024 | 12:19 WIB
Presiden Prabowo Subianto bersama menteri kabinet Merah Putih saat di Magelang.  (Foto/Istimewa)
Presiden Prabowo Subianto bersama menteri kabinet Merah Putih saat di Magelang. (Foto/Istimewa)

Redaksi88.com, Magelang — Sikap kedisiplinan dan tanggung jawab Presiden RI Prabowo Subianto menjadi sorotan dalam kegiatan hari pertama Retreat Kabinet Merah Putih di Magelang, Jawa Tengah, Jumat (25/10).

Pengamat politik Ujang Komaruddin menilai kehadiran Prabowo paling awal di Lapangan Sapta Marga, Akademi Militer Magelang, sebagai contoh nyata kepemimpinan yang inspiratif.

Kegiatan pagi itu diawali dengan sesi olahraga dan latihan baris berbaris, yang diikuti oleh jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih.

Namun, yang paling mencuri perhatian adalah kehadiran Prabowo yang tiba lebih dulu di lapangan, mendahului seluruh anggota kabinetnya.

Baca Juga: Prabowo Disambut Gegap Gempita di Magelang: Membawa Aura Keberanian Kabinet Menuju Pengabdian

"Apa yang dilakukan Presiden dengan datang lebih awal adalah karakter pemimpin yang memberi contoh nyata. Ini menandakan kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian yang tinggi kepada bawahannya,” ungkap Ujang Komaruddin saat diwawancarai oleh wartawan pada hari yang sama.

Ujang juga menyoroti tiga poin penting yang tercermin dari kegiatan tersebut, yakni olah pikir, olah mental, dan olah fisik. Ketiga aspek ini, menurut Ujang, merupakan fondasi penting yang hendak ditekankan Prabowo kepada para menteri dan wakil menterinya.

"Pertama, olah pikir. Semua peserta dilatih untuk berpikir secara sistematis, rasional, dan berorientasi pada rakyat. Ini penting agar kebijakan yang dihasilkan selalu berpihak pada kepentingan rakyat,” jelas Ujang.

Baca Juga: Asmujiono: Kisah Prajurit yang Diterima Prabowo Meski Gagal Uji Tinggi Badan, Kini Sujud Syukur Melihat Mantan Atasannya Dilantik sebagai Presiden

Selanjutnya, dalam aspek olah mental, Prabowo ingin memastikan bahwa seluruh anggota kabinet memiliki mental yang tangguh.

"Mereka dituntut untuk berkomitmen bekerja keras 24 jam demi kepentingan rakyat. Mentalitas yang kuat sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugas ini,” tambah Ujang.

Terakhir, Ujang menyoroti pentingnya olah fisik yang tercermin dari latihan baris-berbaris. Menurutnya, latihan ini bukan sekadar melatih keseragaman gerak, tetapi juga menjaga kebugaran tubuh.

Baca Juga: Penasihat Prabowo Menjembatani Urusan Strategis di Berbagai Sektor, Siapa Sajakah Mereka?

"Seorang menteri tidak boleh sakit atau malas dalam bekerja. Mereka disumpah untuk mengabdi kepada rakyat, dan kesehatan fisik menjadi syarat utama untuk menjalankan tugas tersebut dengan baik,” tegas Ujang.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X