Kemudian General Manager Media Network Promedia Agil Hari, memaparkan gagasan, pengalaman, dan pandangan mereka tentang tantangan yang dihadapi industri media saat ini.
Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan inspirasi dan pengetahuan baru bagi para peserta dalam mengembangkan media yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Agus Sulistriyono menyampaikan keyakinannya bahwa bisnis informasi tidak akan pernah mati, meskipun medium penyampaiannya akan terus berubah.
Ia menekankan pentingnya membangun brand media yang kuat melalui konten berkualitas agar bisnis media dapat tetap berkelanjutan di masa depan, apapun bentuk medium yang digunakan.
"Bangun brand media kita dengan konten berkualitas agar bisnis bisa berkelanjutan. Apapun mediumnya," ujar Agus saat menyampaikan materi.
Pandangan berbeda disampaikan oleh Ilona Juwita, CEO ProPS, yang membahas tentang efektivitas iklan digital yang tepat sasaran.
Menurutnya, iklan saat ini tidak hanya berupa visual, namun juga perlu disesuaikan dengan isi pesan yang relevan dengan konten.
Ia memberikan contoh bahwa iklan harus disesuaikan dengan minat pembaca, sehingga iklan yang disajikan bisa lebih masuk akal dan relevan bagi audiens.
Baca Juga: Prabowo Dorong Pengawasan Korupsi Lebih Ketat, Tekankan Pentingnya Penegakan Hukum Tegas
"Kadang orang buka artikel bola, iklannya soal badminton. Gak masuk ke pembaca meskipun kelihatan. Jadi sekarang kita optimalkan iklan sesuai dengan karakter konten,” jelas Ilona saat menyampaikan presentasinya.
Sementara itu, Fransiskus Surdiasis menilai bahwa indikator jurnalisme berkualitas terletak pada bagaimana dan dari mana sebuah berita atau konten itu dibuat.
Menurutnya, sumber yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan serta pengutamaan etika jurnalistik adalah kunci untuk menghasilkan konten yang dapat dipahami dan dipercaya oleh pembaca.
Hal ini menjadi dasar penting bagi setiap jurnalis dalam membangun kredibilitas dan kepercayaan masyarakat.
Antusiasme peserta sangat terlihat selama seminar berlangsung, terutama saat sesi diskusi dan tanya jawab.
Artikel Terkait
Penangkapan Ronald Tannur oleh Kejati Jatim: Fakta di Balik Kasus Anak Pejabat PKB yang Menghebohkan
Prabowo Ingin Gunakan Mobil Buatan Indonesia Maung Garuda sebagai Kendaraan Resmi Kenegaraan
Prabowo Ungkap Diskusi dengan Sang Ayah Soemitro, Beliau Sangat Idealis
Prabowo Tegas Berantas Judi Online, Sangat Membahayakan
Simak Kisah Prabowo Muda, Dirikan LSM Bareng Soe Hok Gie
Indonesia Mau Gabung BRICS, Prabowo: Kita Mau RI Berada di Mana-mana