BRI Journalism 360, Usung Jurnalistik Berkualitas yang Berkelanjutan di Indonesia

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Selasa, 29 Oktober 2024 | 07:30 WIB
Seminar jurnalistik bertajuk  (Foto/Istimewa)
Seminar jurnalistik bertajuk (Foto/Istimewa)

Kemudian General Manager Media Network Promedia Agil Hari, memaparkan gagasan, pengalaman, dan pandangan mereka tentang tantangan yang dihadapi industri media saat ini.

Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan inspirasi dan pengetahuan baru bagi para peserta dalam mengembangkan media yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Agus Sulistriyono menyampaikan keyakinannya bahwa bisnis informasi tidak akan pernah mati, meskipun medium penyampaiannya akan terus berubah.

Ia menekankan pentingnya membangun brand media yang kuat melalui konten berkualitas agar bisnis media dapat tetap berkelanjutan di masa depan, apapun bentuk medium yang digunakan.

Baca Juga: Kabinet Merah Putih Raih Respons Positif Pasar, Prabowo: Niat Saya Cari Orang Tepat di Tempat yang Tepat

"Bangun brand media kita dengan konten berkualitas agar bisnis bisa berkelanjutan. Apapun mediumnya," ujar Agus saat menyampaikan materi.

Pandangan berbeda disampaikan oleh Ilona Juwita, CEO ProPS, yang membahas tentang efektivitas iklan digital yang tepat sasaran.

Menurutnya, iklan saat ini tidak hanya berupa visual, namun juga perlu disesuaikan dengan isi pesan yang relevan dengan konten.

Ia memberikan contoh bahwa iklan harus disesuaikan dengan minat pembaca, sehingga iklan yang disajikan bisa lebih masuk akal dan relevan bagi audiens.

Baca Juga: Prabowo Dorong Pengawasan Korupsi Lebih Ketat, Tekankan Pentingnya Penegakan Hukum Tegas

"Kadang orang buka artikel bola, iklannya soal badminton. Gak masuk ke pembaca meskipun kelihatan. Jadi sekarang kita optimalkan iklan sesuai dengan karakter konten,” jelas Ilona saat menyampaikan presentasinya.

Sementara itu, Fransiskus Surdiasis menilai bahwa indikator jurnalisme berkualitas terletak pada bagaimana dan dari mana sebuah berita atau konten itu dibuat.

Menurutnya, sumber yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan serta pengutamaan etika jurnalistik adalah kunci untuk menghasilkan konten yang dapat dipahami dan dipercaya oleh pembaca.

Hal ini menjadi dasar penting bagi setiap jurnalis dalam membangun kredibilitas dan kepercayaan masyarakat.

Antusiasme peserta sangat terlihat selama seminar berlangsung, terutama saat sesi diskusi dan tanya jawab.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X