Redaksi88.com, Jakarta - Peneliti dari Akbar Tandjung Institute, Tardjo Ragil, menyebut ketegasan antikorupsi yang digaungkan oleh Presiden Prabowo Subianto kepada para anggota kabinetnya sebagai sebuah "oase" di tengah wajah politik kekuasaan di Indonesia.
Menurut Ragil, langkah ini sangat penting di tengah kondisi politik yang dipenuhi oleh ketidaksempurnaan dan perilaku tidak etis di berbagai level kekuasaan.
Menurutnya, realitas memilukan ini juga pernah disinggung oleh mendiang "Buya Syafii Maarif", yang mengungkapkan bahwa penyelenggara negara di semua cabang kekuasaan sering kali dibiarkan berkubang dalam "cacat mental dan cacat kelakuan."
Kondisi ini dianggap menjadi penyebab banyaknya pejabat yang jatuh dalam skandal-skandal tercela, baik itu korupsi maupun tindakan asusila.
Sudah tak terbilang, jumlah penyelenggara negara yang terjerat skandal politik tercela, entah itu korupsi ataupun perilaku asusila.
"Baru-baru ini, contohnya, Kejaksaan Agung menangkap Zarof Ricar, seorang bekas pejabat Mahkamah Agung, yang diduga menjadi makelar kasus. Dari penggeledahan, ditemukan uang tunai Rp 920 miliar dan emas batangan sebanyak 51 kilogram," tulis Ragil dalam kolom Opini Kompas, dikutip Selasa, (29/10).
Lebih lanjut, Ragil menilai bahwa komitmen Prabowo dalam memberantas korupsi merupakan bentuk kesungguhan untuk melanjutkan legasi yang telah diwariskan oleh kakek dan ayahnya.
Ia menyatakan bahwa upaya Prabowo ini menunjukkan integritas pribadi dan komitmen untuk menjaga kehormatan serta kebersihan pemerintahan dari perilaku yang merugikan negara.
Baca Juga: Menggali Potensi Jurnalisme Masa Depan, BRI dan PTI Gelar 'BRI Journalism 360' di Semarang
“Bagi Prabowo, integritas dan kapabilitas adalah syarat mutlak untuk membangun kejayaan Indonesia kedepan,” ungkap Ragil.
Ia menyamakan kedua nilai tersebut dengan dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan.
Jika kelak ada anggota kabinet yang tidak mampu memenuhi standar ini, Prabowo diyakini tidak akan ragu meminta mereka untuk mundur.
Ragil pun menambahkan harapannya agar Prabowo dapat terus mengambil kebijakan tegas dan terukur demi memastikan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.
Artikel Terkait
Prabowo Dorong Pengawasan Korupsi Lebih Ketat, Tekankan Pentingnya Penegakan Hukum Tegas
Kabinet Merah Putih Raih Respons Positif Pasar, Prabowo: Niat Saya Cari Orang Tepat di Tempat yang Tepat
Prabowo: Anak Indonesia Tidak Boleh Lapar, yang Tidak Setuju Jangan Ikut Pemerintahan Saya
Prabowo: Jangan Sampai Subsidi Dinikmati Orang Kaya
BRI Journalism 360, Usung Jurnalistik Berkualitas yang Berkelanjutan di Indonesia
Ngeri, Mobil Maung Bakal Dipakai Para Pejabat Negara RI? Ini Spek Canggih Garuda Limousine Prabowo hingga Aturan Soal Mobil Dinas