Menyoroti Dugaan Korupsi Tom Lembong, Eks Penulis Pidato Jokowi dan Skandal Gula di Kemendag RI

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Rabu, 30 Oktober 2024 | 20:15 WIB
Menyoroti Dugaan Korupsi Tom Lembong, Eks Penulis Pidato Jokowi dan Skandal Gula di Kemendag RI.   (Instagram.com/tomlembong)
Menyoroti Dugaan Korupsi Tom Lembong, Eks Penulis Pidato Jokowi dan Skandal Gula di Kemendag RI. (Instagram.com/tomlembong)

Cuitan itu pun ramai mendapatkan kritikan pedas warganet lainnya, dengan menyebut rekam jejak Tom Lembong di masa pemerintahan Jokowi.

"Aman di zaman Mulyono (Jokowi), tersangka di zaman Prabowo," ujar warganet melalui akun @Ngadino.

"Durhaka, itu menteri zaman Pak Jokowi. Dimana saat itu tidak ada visi misi menteri, yang ada visi misi presiden," terang warganet lainnya dengan akun @adesuzuki87.

"Emangnya Jokowi nggak senyam-senyum juga?" sebut warganet melalui akun X @EndankDoank7.

Baca Juga: Ketegasan Prabowo terhadap Korupsi, Oase di Wajah Politik RI

Soal Kedekatan Tom Lembong dengan Presiden Jokowi

Berkaca dari hal itu, ternyata Tom Lembong pernah mengungkap kedekatannya dengan Presiden Jokowi.

Seperti diketahui, Tom Lembong pernah mendapat sorotan publik karena disebut Gibran dalam debat Cawapres RI terkait hilirisasi nikel di Debat Pilpres 2024.

Kala itu, Artis Denny Sumargo bertanya mengenai pendapat Tom Lembong soal kinerja Jokowi dalam pemerintahan RI.

Terlebih, pengusaha asal Indonesia itu juga dikenal publik sebagai penulis pidato pada masa pemerintahan Presiden Jokowi.

Baca Juga: Ngeri, Mobil Maung Bakal Dipakai Para Pejabat Negara RI? Ini Spek Canggih Garuda Limousine Prabowo hingga Aturan Soal Mobil Dinas

"Ya mungkin B secara keseluruhan, jadi karena dia (Jokowi) sepuluh tahun (menjabat sebagai presiden) dan beliau juga sudah berdampak politik nasional sebagai Gubernur DKI," ujar Tom Lembong di Kanal YouTube Denny Sumargo yang tayang pada 10 Februari 2024.

Terkait kedekatannya dengan Jokowi, Tom Lembong menyebut sang Presiden RI ke-7 itu memiliki bakat politik.

Baginya, Jokowi merupakan sosok yang dapat membaca situasi politik dan andal dalam menyusun taktik politik.

"Menurut saya di atas rata-rata, karena banyak kepala negara lain juga mungkin saya kasih nilai B. Kalau saya melihatnya bakat politik, nalurinya, insting politiknya," tandas Tom Lembong.***

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X