Kata Para Guru Usai Prabowo Umumkan Kenaikan Gaji Guru, "Luar Biasa, Terharu, dan Bangga"

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Jumat, 29 November 2024 | 09:32 WIB
Momen haru para guru yang hadir pada puncak Hari Guru Nasional saat Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan kenaikan gaji guru ASN dan non ASN.  (Foto/Istimewa)
Momen haru para guru yang hadir pada puncak Hari Guru Nasional saat Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan kenaikan gaji guru ASN dan non ASN. (Foto/Istimewa)

REDAKSI88.com, Jakarta — Kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menaikkan gaji guru Aparatur Sipil Negara (ASN) serta tunjangan bagi guru honorer non-ASN menuai apresiasi luar biasa dari para pendidik.

Dalam momen penuh haru di Puncak Hari Guru Nasional 2024 di Velodrome, Jakarta, Kamis (28/11), ribuan guru hadir menyaksikan langsung pidato Presiden yang mengumumkan kenaikan gaji guru hingga dua kali lipat.

Witentireli, seorang guru yang hadir, tak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya.

Baca Juga: Prabowo Naikkan Gaji Guru, Setiap Rupiah Milik Rakyat Harus Dinikmati oleh Rakyat

"Luar biasa, terharu, dan bangga. Satu yang saya tidak bisa ungkapkan dengan kata-kata. Bapak Presiden akan membangun bangsa dari sekolah. Artinya, di pundak guru bangsa Indonesia akan cerdas," ujarnya penuh emosi.

Kebijakan ini, menurut Witentireli, tidak hanya memberi kesejahteraan, tetapi juga tanggung jawab moral yang besar bagi para pendidik.

Dengan kenaikan gaji sebesar satu kali gaji pokok untuk ASN dan tunjangan Rp 2 juta bagi guru non-ASN bersertifikasi, ia merasa tantangan untuk melahirkan generasi bangsa yang unggul semakin nyata.

Baca Juga: Prabowo Umumkan Kenaikan Gaji Guru ASN dan Honorer, Riuh Tepuk Tangan Bergema di Velodrome

"Ada tanggung jawab yang luar biasa ketika Bapak Prabowo mengatakan akan meningkatkan gaji. Terbentang tantangan lebih besar bagaimana mempersiapkan embrio pembangunan masa depan yang ada di pundak kami," tuturnya.

Sebagai pendidik, Witentireli berkomitmen untuk mewujudkan visi besar Presiden.

"Kami siap menghadirkan Indonesia yang hebat dari guru-guru yang kuat. Dengan ucapan Bapak Presiden hari ini, kami yakin Indonesia akan semakin maju," tegasnya.

Baca Juga: Tangis Haru Prabowo Pecah Saat Umumkan Kenaikan Gaji Guru, Kami Akan Terus Berjuang

Namun, ia juga berharap pemerintah terus memperhatikan kebutuhan guru, bukan hanya dari segi finansial, tetapi juga ketenangan dan kenyamanan dalam bekerja.

Witentireli mengajukan harapan agar tugas wajib guru kembali ke batas 18 jam per minggu.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X