REDAKSI88.com, Jakarta — Dalam momen bersejarah Puncak Hari Guru Nasional di Velodrome, Jakarta, Kamis (28/11), Presiden RI Prabowo Subianto memberikan kabar yang menggemparkan sekaligus membahagiakan bagi dunia pendidikan Indonesia.
Dengan penuh semangat, Prabowo mengumumkan kenaikan gaji guru Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tunjangan profesi guru honorer non-ASN, sebuah langkah yang disambut dengan tepuk tangan riuh dari ribuan guru yang hadir.
“Guru ASN akan mendapatkan tambahan kesejahteraan berupa kenaikan sebesar satu kali gaji pokok, sedangkan guru non-ASN yang telah bersertifikasi akan menerima tunjangan profesi sebesar Rp 2 juta per bulan,” ungkap Prabowo, yang langsung memicu sorakan kegembiraan dari hadirin.
Baca Juga: Tangis Haru Prabowo Pecah Saat Umumkan Kenaikan Gaji Guru, Kami Akan Terus Berjuang
Prabowo menjelaskan, kenaikan ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik yang selama ini menjadi pilar utama kemajuan bangsa.
Ia merinci bahwa pada 2025, sebanyak 1.932.666 guru bersertifikat pendidik akan merasakan manfaat dari kebijakan ini, sebuah peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya dengan tambahan 650 guru bersertifikat.
"Ini bukan hanya tentang angka, tetapi tentang pengakuan terhadap peran guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa," tegas Prabowo.
Baca Juga: Masih Ada Peluang! Optimalkan KUR BRI 2024 untuk Perkuat UMKM dan Dukungan Program Nasional
Selain kenaikan gaji, Prabowo juga menyampaikan program pendidikan profesi untuk guru ASN dan non-ASN yang telah memenuhi kualifikasi pendidikan D4 atau S1.
Guru yang belum memenuhi kualifikasi tersebut akan diberikan bantuan pendidikan untuk melanjutkan studi mereka, memastikan seluruh tenaga pengajar di Indonesia memiliki kompetensi yang memadai.
“Melalui pendidikan profesi ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh guru memiliki kemampuan yang tidak hanya relevan, tetapi juga unggul dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan,” ujar Prabowo.
Baca Juga: HUT KORPRI Ke-53, Sejarah dan Tema
Tidak hanya guru bersertifikasi, kesejahteraan guru non-ASN yang belum mendapatkan sertifikasi juga menjadi perhatian.
Prabowo menyebutkan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan bantuan tunai langsung (cash transfer) untuk mereka, dengan besaran dan jumlah penerima yang akan diumumkan pada 2025 setelah data diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Artikel Terkait
Ini Hasil Perhitungan Suara Bupati/Walikota di Provinsi Bengkulu 2024 Melalui Real Count KPU
HUT KORPRI Ke-53, Sejarah dan Tema
Kapan Waktu Terbaik untuk Jalan Kaki agar Tubuh Sehat?
Tanggal 29 November 2024 Peringatan Hari Apa?
Dear Vicky, Jangan Dulu Menyerah! Begini Dukungan Seleb hingga Orang Terdekatnya Usai Dinyatakan Kalah Versi Quick Count
Masih Ada Peluang! Optimalkan KUR BRI 2024 untuk Perkuat UMKM dan Dukungan Program Nasional