Peristiwa Tragis di Perumahan Taman Bona Indah, Remaja 14 Tahun Tega Menghabisi Ayah dan Neneknya

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Sabtu, 30 November 2024 | 20:21 WIB
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, mengungkapkan misteri pembunuhan yang mengguncang perumahan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan. (Foto/Istimewa)
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, mengungkapkan misteri pembunuhan yang mengguncang perumahan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan. (Foto/Istimewa)

REDAKSI88.com, Jakarta– Peristiwa tragis yang mengguncang perumahan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, kini tengah dalam penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian

Seorang anak berinisial MAS, yang baru berusia 14 tahun, diduga menjadi pelaku yang tega menghabisi ayah dan neneknya. Hingga Sabtu (30/11), polisi terus menggali lebih dalam motif di balik aksi tragis ini.

Penyelidikan dimulai setelah laporan yang diterima polisi terkait penemuan dua korban yang tewas di kediaman mereka.

Petugas segera bergerak cepat dan melakukan pengumpulan bukti serta keterangan saksi. Sebanyak lima saksi telah dimintai keterangan, termasuk petugas keamanan perumahan yang pertama kali mencurigai gerak-gerik anak tersebut.

Baca Juga: Bea Cukai Sita 289 Ponsel Ilegal, Termasuk iPhone 16 Senilai Rp 714 Juta

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, mengungkapkan bahwa saksi-saksi yang terdiri dari petugas keamanan (satpam) memberikan informasi penting. 

Salah satunya adalah saksi yang melihat MAS melintas di sekitar lokasi saat melakukan patroli rutin. Kejanggalan terjadi ketika pelaku, yang terlihat melintas dengan terburu-buru, berusaha melarikan diri setelah dihentikan oleh petugas.

“Pada saat itu, pelaku melintas di jalan ketika satpam sedang patroli. Setelah dipanggil, anak itu malah berlari, yang menimbulkan kecurigaan. Petugas kemudian mengejarnya dan berhasil mengamankan pelaku,” kata Nurma Dewi saat memberikan keterangan di Mapolres Metro Jakarta Selatan.

Meskipun sudah diamankan, pelaku belum memberikan keterangan yang jelas mengenai motif di balik pembunuhan tersebut. 

Baca Juga: Hari-hari Besar dan Peringatan Penting pada 30 November, Sebuah Renungan Sejarah yang Tak Terlupakan

Polisi saat ini tengah berfokus pada pemeriksaan lebih lanjut, termasuk tes urine untuk memeriksa kemungkinan adanya zat terlarang yang mempengaruhi perilaku pelaku.

"Untuk sementara, kami masih mendalami motif dari peristiwa ini. Pelaku masih belum memberikan penjelasan yang memadai, sehingga kami melakukan pemeriksaan urine untuk membantu penyelidikan,” tambah Nurma.

Sementara itu, pihak kepolisian terus bekerja untuk mengungkap lebih banyak informasi terkait latar belakang peristiwa ini. 

Fokus utama kini adalah untuk mengetahui apa yang mendorong MAS melakukan tindakan keji tersebut terhadap orang-orang yang dekat dengannya. 

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X