Chamimah, Adik Mantan Wapres Tri Sutrisno Tetap Mengabdi di Usia 85 Tahun Rela Digaji Rp300 Ribu

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Minggu, 1 Desember 2024 | 17:07 WIB
Sosok Chamimah seorang guru TK di Surabaya yang masih mengabdi sebagai guru di usia 85 Tahun. (Foto/Istimewa)
Sosok Chamimah seorang guru TK di Surabaya yang masih mengabdi sebagai guru di usia 85 Tahun. (Foto/Istimewa)

REDAKSI88.com, Surabaya- Di usia yang telah menginjak 85 tahun, Chamimah masih menunjukkan semangat yang luar biasa dalam mendidik generasi muda. 

Sebagai guru di TK Masa Putra Bhakti di Kedungdoro, Surabaya, Chamimah telah mendedikasikan hidupnya untuk mengajar sejak tahun 1963.

Uniknya, Chamimah bukanlah sosok biasa. Ia adalah adik dari mantan Wakil Presiden (Wapres) Tri Sutrisno, namun memilih untuk menjalani hidupnya dengan penuh kesederhanaan sebagai seorang guru.

Baca Juga: Hari-hari Besar dan Peringatan Penting pada 30 November, Sebuah Renungan Sejarah yang Tak Terlupakan

TK Masa Putra Bhakti merupakan tempat di mana Chamimah memulai kariernya sebagai guru dan terus menjadi rumahnya hingga saat ini. 

Selain itu, ia juga pernah mengajar di tingkat SD pada tahun 1977 hingga 2001. 

Setelah memasuki masa pensiun sebagai guru SD, Chamimah memilih untuk tetap mengajar di TK dan mengabdi untuk berbagi ilmu dengan anak-anak.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Mochtar Riady, Pebisnis Visioner dengan Filosofi Hidup Adem Ayem, Kini Bernilai Rp33,2 Triliun!

Pengabdian Chamimah sebagai guru tidaklah mudah. Ia hanya menerima gaji sebesar Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan, jumlah yang bahkan tidak cukup untuk menutupi biaya transportasi sehari-hari. 

Meski begitu, ia tetap menjalani profesinya dengan sepenuh hati.

Baca Juga: Peringatan Hari-Hari Penting 30 November 2024, Simak Disini!

Harapan untuk Tenaga Pendidik

Di tengah keterbatasannya, Chamimah menyimpan harapan besar terhadap pemerintah. Ia berharap pemerintah semakin memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik, 

Inspirasi bagi Generasi Muda

Chamimah adalah sosok inspiratif yang membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus mengabdi. Dedikasinya menjadi pengingat bahwa profesi guru bukan hanya pekerjaan, melainkan juga panggilan jiwa.

Semangatnya dalam mendidik anak-anak selama lebih dari enam dekade menjadi teladan nyata tentang arti pengabdian dan keikhlasan. 

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X