REDAKSI88.com, Bogor — Dalam upaya memperkuat ekonomi desa, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus sepenuhnya memanfaatkan bahan baku lokal dari desa-desa di seluruh Indonesia.
Hal itu disampaikan Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi usai rapat bersama Presiden Prabowo di Istana Bogor, Jumat (3/1).
Baca Juga: Prabowo akan Hapus Utang 1 Juta UMKM Senilai Rp 14 Triliun di Tahun 2025
"Jadi arahan Presiden, (MBG) ini harus bahan bakunya harus dari Indonesia, dari desa, sehingga bisa menggerakkan ekonomi masyarakat. Bukan impor," kata Budi.
Budi merinci pihaknya bakal melibatkan ribuan koperasi untuk menyukseskan program unggulan pemerintah.
Baca Juga: Nasib Uang WNA Penonton DWP yang Diperas Polisi Senilai Rp2,5 Miliar
Ia juga mengaku telah mendata sebaran desa yang memproduksi beragam komoditas untuk menyokong MBG.
"Ada 1.923 koperasi yang siap menampung, siap berkontribusi dalam penyelenggaran makan bergizi gratis," kata Budi.
Baca Juga: Apakah Isra Miraj 2025 Tanggal Merah? Cek Info Libur Nasional dan Cuti Bersama
"Itu termasuk koperasi telur berapa, koperasi sayur, beras, koperasi ikan, dan sebagainya," sambungnya.
Selain itu, Budi juga menyebut desa berkontribusi menghasilkan berbagai kebutuhan seperti jagung, ikan nila hingga melon.
Baca Juga: 6 Info Beasiswa 2025 Bulan Januari-Februari! Dari S1 hingga S3 Luar Negeri, Termasuk Beasiswa LPDP
Ia menyatakan hal tersebut telah masuk dalam 20% dana desa yang dianggarkan untuk ketahanan pangan.
"Tapi yang pasti, tadi untuk ketahanan pangan makan siang bergizi itu dari dana desa. Tadi saya sampaikan, saya laporkan 20% dari Rp 71 triliun dana desa tahun 2025 untuk ketahanan pangan," jelas Budi.***
Artikel Terkait
Apakah Isra Miraj 2025 Tanggal Merah? Cek Info Libur Nasional dan Cuti Bersama
Adik Ipar Jokowi, Anwar Usman, Tidak Setuju MK Hapus Aturan Presidential Threshold, Ini Alasannya
Nasib Uang WNA Penonton DWP yang Diperas Polisi Senilai Rp2,5 Miliar
Penembakan Pemilik Rental Mobil di Rest Area Diduga Sindikat Penggelapan, Ini 3 Kasus Penggelapan Rental Mobil Fenomenal di Indonesia
Prabowo akan Hapus Utang 1 Juta UMKM Senilai Rp 14 Triliun di Tahun 2025