REDAKSI88.com, Lampung Selatan - Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin memimpin langsung kegiatan pengamanan penertiban lahan di Desa Sidosari, Natar, Lampung Selatan, pada Senin (13/1/2025) dengan melibatkan aparat gabungan dari Polres Lampung Selatan, TNI Kodim 0421/LS, dan Satpol PP.
AKBP Yusriandi dalam arahan kepada personil pengamanan ia menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan ini telah sesuai dengan prosedur hukum,
“Dalam pelaksanaan nanti kita melakukan upaya Soft approach, suatu kegiatan yang sifatnya soft lembut” lanjutnya.
“Saya harap tidak ada tindak eksesif action atau tindakan yang berlebuhan” pintanya.
“Tidak ada satupun yang membawa senjata api, yang membawa sangkur, tidak ada yang membawa barang-barang yang sifatnya melukai” tegasnya di hadapan 250 personil pengamanan gabungan.
Proses penertiban lahan seluas 75 hektare yang diklaim oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 7 berdasarkan Hak Guna Usaha (HGU) Nomor 16 Tahun 1997 yang telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan keputusan Mahkamah Agung.
Kegiatan ini diwarnai upaya perlawanan dari beberapa pihak yang mencoba menghalangi jalannya kegiatan.
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, kembali menjelaskan diakhir pelaksanaan kegiatan, bahwa pengamanan ini menggunakan tekhnik Soft approach yang sifatnya humanis, yang lebih mengedepankan sisi kemanusiaan.
“Boleh rekan rekan tadi lihat bagaimana kami betul betul mengamankan tanpa ada sedikitpun menggunakan unsur kekerasan” jelasnya.
Baca Juga: Ramalan Hari Ini, Zodiak Sagitarius 14 Januari 2025: Kamu Akan Memancarkan Aura Menggoda
AKBP Yusriandi melanjutkan bahwa pengamanan yang dilakukan sudah maksimal meskipun ada satu ditemukan sajam, kami tindak tegas.
“tadi ada satu masyarakat pada saat penertiban, ada membawa sajam, langsung kami lakukan tindakan tegas dan terukur” tegasnya.
Artikel Terkait
Polisi Imbau Kewaspadaan, Hujan Deras Tingkatkan Risiko Pohon Tumbang
Ramalan Zodiak 12 januari: Gemini Fokus Apa yang Didepan Mata, Virgo Tetap Semangat dan Fokus, Scorpio Tetap Tenang dan Berpikir Jernih
Proyek Tak Rampung Rp4,9 Miliar Hingga Dugaan Pemotongan Anggaran, Dinkes Bengkulu Utara Catat Sejarah
Magis Patrick Kluivert untuk Garuda! Ini Target Sang Meneer Belanda dari Piala Dunia hingga Olimpiade
Program Sarapan Gratis dari Pramono-Rano untuk Siswa di Jakarta, Apakah Sama Dengan Program Makan Bergizi Gratis?