Menurut Wakil Kepala Staf Kepresidenan RI, Muhammad Qodari, Prabowo menaruh harapan besar terhadap keberlanjutan program MBG ini.
Qodari: Ada Ucapan Terima Kasih dari Para Siswa
Qodari menyebut bahwa tantangan utama MBG adalah percepatan distribusi, bahkan bisa lebih cepat dari target awal yang direncanakan.
"Tantangan besar kami bisa melakukan MBG secepat mungkin kepada seluruh masyarakat Indonesia," ujar Qodari di Boyolali (3/2/2025).
"Awalnya kan 83 juta penerima sampai dengan tahun 2029," lanjutnya menjelaskan skala besar program ini kepada awak media.
Baca Juga: Dugaan Korupsi, Kejari Lebong Gerebek Kantor PUPR-Hub dan BKD, Sejumlah Dokumen Diamankan
Namun, karena adanya penghematan APBN, anggaran bisa dialokasikan lebih efisien sehingga program dapat rampung dalam setahun.
Di sisi lain, Qodari menilai respons masyarakat terhadap program ini sangat positif, terutama dari kalangan siswa penerima manfaat.
"Pak Prabowo punya harapan luar biasa terhadap MBG ini. Di beberapa tempat, ada ucapan-ucapan terima kasih dari siswa," katanya.
Berikut ini beberapa ucapan menyentuh dari siswa kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai ungkapan terima kasih mereka.
Baca Juga: Fakta Terkini Kasus Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik OI oleh Iwan Fals
Siswa SD di Depok: "Semoga Pak Prabowo Sehat Selalu"
Di Kota Depok, Jawa Barat, program MBG disambut hangat oleh siswa yang mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih mereka.
"Terima kasih Pak Prabowo atas makanan, semoga Bapak panjang umur sehat selalu," tulis Ameh, siswa kelas 3D di Depok.
Ameh menuliskan pesan itu di secarik kertas lalu memasukkannya ke dalam tempat makan sebelum dikumpulkan oleh petugas.
Baca Juga: Prabowo Sidak ke Dapur Umum Program Makan Bergizi Gratis di Rawamangun
Di sebelah pesan singkat tersebut, terdapat gambar seseorang yang diduga merupakan sosok Prabowo yang digambar dengan sederhana.
Artikel Terkait
Prabowo Sidak ke Dapur Umum Program Makan Bergizi Gratis di Rawamangun
Fakta Terkini Kasus Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik OI oleh Iwan Fals
Dugaan Korupsi, Kejari Lebong Gerebek Kantor PUPR-Hub dan BKD, Sejumlah Dokumen Diamankan
Update Kondisi Korban Penembakan WNI di Malaysia, Satu Orang Masih Belum Teridentifikasi
Pasca Geledah Kantor PUPR Hub dan BKD, Kejari Lebong Ungkap Kasus 1,1 Miliar
Parmin Kembalikan Surat Rekom Komisi I terkait Dugaan Gratifikasi dan Proyek Mangkrak di Dinkes