Presiden Prabowo Ultimatum Jajaran Kabinet Merah Putih: Siapa yang Tidak Patuh, Saya Akan Tindak

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Jumat, 7 Februari 2025 | 00:18 WIB
Presiden Prabowo ungkap akan tindak tegas menteri yang masih tak ikuti aturan pemerintahannya. (Instagram/prabowo)
Presiden Prabowo ungkap akan tindak tegas menteri yang masih tak ikuti aturan pemerintahannya. (Instagram/prabowo)

REDAKSI88.com, JAKARTA - Isu reshuffle kembali menguat setelah Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan peringatan keras kepada para menteri dan pejabat di Kabinet Merah Putih yang dianggap tidak sejalan dengan visi pemerintahan bersih.

Saat menghadiri Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-102 di Istora Senayan, Jakarta, pada Rabu, 5 Februari 2025, Prabowo menegaskan bahwa ia tidak akan ragu mengambil tindakan terhadap mereka yang tidak patuh.

"Saya sudah beri peringatan berkali-kali. Sekarang siapa yang bandel, siapa yang dablek, siapa yang tidak mau ikut dengan aliran besar ini, dengan tuntutan rakyat untuk pemerintahan yang bersih, siapa yang tidak patuh, saya akan tindak!" ujar Prabowo, yang langsung disambut tepuk tangan meriah.

Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa reshuffle kabinet bisa segera terjadi jika ada menteri atau pejabat yang masih melawan arah kebijakan yang sudah ditetapkan.

Baca Juga: 100 Hari Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Pemerintahan Bersih, Akui Ada Perlawanan

Tekad Prabowo: Pemerintahan Bersih dari Korupsi dan Penyelewengan

Sejak awal kepemimpinannya, Prabowo menegaskan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang bersih.

"Saya ajak semua rekan-rekan saya dalam pemerintahan, dalam Kabinet Merah Putih, kita harus berani mengoreksi diri," tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh aparat dan institusi harus membersihkan diri sebelum dipaksa untuk dibersihkan.

"Saya pernah menyampaikan, seluruh aparat, seluruh institusi, bersihkan dirimu, sebelum kau dibersihkan," ujarnya.

Menurut Prabowo, perlawanan terhadap kebijakan pemerintahan bersih adalah hal yang tak bisa dihindari, tetapi ia yakin bahwa langkah ini adalah yang terbaik bagi rakyat.

"Kami tahu ada perlawanan-perlawanan, tapi kami yakin apa yang kami perjuangkan adalah untuk bangsa dan rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Baca Juga: Budi Gunawan Bongkar Penyelundupan Senilai Rp480 M, 18 Perusahaan dan 35 Kelompok Jadi Target Investigasi

100 Hari Kabinet: Kesempatan untuk Berbenah Sebelum Diberhentikan

Presiden Prabowo menyatakan bahwa 100 hari pertama Kabinet Merah Putih adalah masa evaluasi bagi para pejabat dan menteri.

Ia berharap, dalam periode ini, ada kesadaran untuk berubah.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X