Ancaman OPM Terhadap Sekolah Pelaksana MBG di Papua, Menhan: Ini Soal Kemanusiaan, Bukan Politik

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Kamis, 6 Februari 2025 | 23:07 WIB
Penerima manfaat program MBG untuk seluruh wilayah Indonesia. (Instagram/badangizinasional.ri)
Penerima manfaat program MBG untuk seluruh wilayah Indonesia. (Instagram/badangizinasional.ri)

REDAKSI88.com, JAKARTA– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo telah berjalan sejak 6 Januari 2025, menyasar peserta didik, balita, ibu hamil, dan menyusui.

Namun, pelaksanaannya di Papua menghadapi tantangan, termasuk penolakan dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang bahkan mengancam akan membakar sekolah yang menjalankan program ini.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menegaskan bahwa MBG akan tetap diberikan kepada penerima manfaat di seluruh Indonesia, termasuk di Papua.

"MBG program universal yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Papua," ujar Hasan dalam konferensi pers di Jakarta pada 5 Februari 2025.

Baca Juga: AS Rencanakan Relokasi Gaza, Warga Palestina Teguh Bertahan di Tanah Air Meski Hancur Akibat Perang

Ia juga menyatakan bahwa ancaman OPM tidak akan menghentikan program ini, karena keamanan akan dijaga oleh aparat TNI dan Polri.

"Kalau ada ancaman seperti itu, mereka akan berhadapan dengan TNI atau Polri," tegasnya menanggapi ancaman dari OPM.

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa program MBG adalah upaya kemanusiaan yang tidak terpengaruh oleh kepentingan politik.

"Kami tidak mempedulikan isu-isu politik yang lain, kecuali menjalankan tugas kemanusiaan," kata Sjafrie di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada 4 Februari 2025.

Ia juga memastikan bahwa TNI Angkatan Darat akan dilibatkan untuk menjaga keamanan dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah konflik.

"Situasi ini belum kondusif, jadi kami perlu supaya dapur-dapur ini dikelola oleh satuan tugas teritorialnya TNI Angkatan Darat," tambahnya.

Baca Juga: Geliat Relokasi Gaza Tuai Kontroversi: China, Yordania, dan Indonesia Tolak Gagasan Trump-Netanyahu

MBG untuk Pemenuhan Gizi Masyarakat

Sjafrie optimis bahwa seiring berjalannya waktu, masyarakat akan menyadari pentingnya program MBG bagi kesehatan dan kesejahteraan mereka.

"Lama-kelamaan rakyat akan menyadari bahwa makan bergizi itu adalah kebutuhan pokok, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, dan juga untuk mencegah stunting," jelasnya.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X