Redaksi88.com – Jadwal pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 mengalami perubahan jadwal.
Keputusan ini diambil setelah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) serta Komisi II DPR menggelar rapat kerja pada Rabu, 5 Maret 2025, di Gedung DPR, Jakarta.
Baca Juga: Proyek Balai Sumatera Tujuh Masih Menyisakan Hutang, Pemilik Toko Bangunan Menanti Pelunasan
Berdasarkan penyesuaian terbaru, CPNS 2024 dijadwalkan baru akan diangkat pada Oktober 2025, sementara PPPK 2024 baru bisa diangkat pada Maret 2026.
Sebelumnya, CPNS 2024 direncanakan mulai diangkat pada Maret 2025.
Adapun pengangkatan PPPK 2024 tahap pertama seharusnya dilakukan pada Februari 2025, sedangkan tahap kedua pada Juli 2025.
Perubahan ini berdampak pada banyak peserta yang telah mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya demi persiapan pengangkatan CPNS sesuai jadwal awal yang diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Karena memang ada kewajiban dia keluar, karena memang sudah ada jadwal tadi keluar, lalu ini ada waktu pengangkatan 1 Oktober 2025,” ujar Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB, Aba Subagja, dalam siaran YouTube Kementerian PANRB pada Kamis, 6 Maret 2025.
Baca Juga: Harga Bahan Pokok di Pasar Purwodadi Argamakmur Bengkulu Utara Tetap Stabil Sepekan Ramadhan
Menanggapi polemik tersebut, pemerintah menyatakan bahwa CPNS 2024 menjadi pihak yang paling terdampak akibat perubahan jadwal ini.
Wakil Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto, menjelaskan bahwa para PPPK yang lolos sebagian besar sudah bekerja di instansi pemerintah, sehingga mereka telah memahami lingkungan kerja dan birokrasi.
“Mereka yang melamar CPNS itu kita pengennya langsung sudah move-on,” kata Haryomo.
Untuk mengisi waktu hingga pengangkatan resmi, pemerintah berencana memberikan pembekalan kepada CPNS terkait birokrasi, tugas yang akan diemban, serta aturan yang harus dipatuhi.
“Dia yang biasanya dulu di dunia swasta itu mungkin berbeda, maka sambil menunggu Oktober itu akan diberikan pembekalan," terangnya.