REDAKSI88.com - Beberapa waktu lalu, beredar video viral yang menampilkan sejumlah prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD berfoto bersama Rosario de Marshall atau Hercules.
Menanggapi hal tersebut, Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen TNI Djon Afriandi secara resmi meminta maaf kepada publik dan pihak-pihak yang merasa tidak nyaman dengan insiden tersebut.
Permintaan maaf ini disampaikan Djon saat menjawab pertanyaan awak media pada Sabtu (26/4).
Baca Juga: Ramai Usulan Solo Jadi Daerah Istimewa, Akhirnya Terungkap Siapa Penggagasnya
Ia mengakui bahwa tidak semua pihak menerima tindakan para prajurit tersebut, bahkan sebagian keluarga besar Kopassus turut menyayangkan kejadian ini.
"Kepada seluruh atasan, senior, rekan prajurit Korps Baret Merah, serta masyarakat yang mencintai dan memiliki harapan besar bagi Kopassus, saya selaku pribadi dan Danjen Kopassus memohon maaf yang sebesar-besarnya," ujarnya.
Mayjen Djon menjelaskan bahwa video tersebut diambil dalam sebuah acara yang diselenggarakan Kopassus, di mana Hercules hadir atas undangan salah seorang pejabat.
Saat itu, beberapa personel Kopassus tanpa pikir panjang mengajaknya berfoto bersama.
"Mereka tidak menyangka dampaknya akan sebesar ini. Fotonya sendiri sebenarnya tidak masalah, tetapi momennya yang kurang tepat karena para prajurit mengenakan seragam lengkap di acara khusus," jelasnya.
Djon mengakui bahwa banyak pihak, termasuk kalangan internal Kopassus, yang tidak menerima tindakan tersebut. Sebagai pemimpin tertinggi di satuan tersebut, ia pun meminta maaf kepada semua yang merasa terganggu.
"Kami akan segera melakukan perbaikan, termasuk pembinaan lebih intensif kepada prajurit dan peningkatan pemahaman tentang situasi terkini. Kami juga akan introspeksi diri sebagai pimpinan, mungkin ada informasi yang belum tersampaikan dengan baik," tegasnya.***