nasional

Jokowi Siap Buktikan Keaslian Ijazah, Ahli Digital Forensik Sebut Analisis Harus Sesuai Prosedur Ilmiah

Kamis, 1 Mei 2025 | 11:00 WIB
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) (kanan) dan Ahli Digital Forensik, Rismon Hasiholan (kiri). (Instagram.com/@jokowi - YouTube.com / Official iNews)

Redaksi88.com - Isu tudingan ijazah palsu milik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), kembali ramai diperbincangkan di media sosial.

Sebelumnya, kelompok 'Pemuda Patriot Nusantara' telah melaporkan sejumlah oknum ke Polres Metro Jakarta Pusat terkait tuduhan serupa.

Beberapa nama yang dilaporkan antara lain politikus Roy Suryo, dokter Tifauzia Tyassuma (dokter Tifa), Rismon Sianipar, dan Rizal Fadillah.

Baca Juga: Usai Viral Soal Tudingan Ijazah Palsu, Jokowi Laporkan 5 Oknum ke Polda Metro Jaya

Terkini, Jokowi bersama tim pengacaranya telah resmi melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya.

Mantan Presiden tersebut bahkan menyatakan kesediaannya untuk menjalani pemeriksaan digital forensik guna membuktikan keaslian ijazahnya.

"Kalau diperlukan, ya silahkan (digital forensik) yang jelas sudah kita bawa ke ranah hukum," ujar Jokowi kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (30/4/2025).

Baca Juga: Telah Lama Diam, Jokowi Laporkan Kasus Tudingan Ijazah Palsu, Begini Alasannya Mengapa Baru Sekarang

Sebelumnya, ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar yang juga termasuk dalam daftar terlapor di Polres Metro Jakarta Pusat terkait kasus ini tampil di hadapan publik.

Rismon menegaskan bahwa analisis keaslian dokumen harus dilakukan sesuai kaidah ilmiah, dimana setiap kajian ilmiah harus dihadapi dengan kajian ilmiah pula.

Ahli digital forensik tersebut menjelaskan bahwa pemeriksaan dokumen, foto, video, dan audio memang memiliki metodologi khusus sesuai bidang keilmuannya.

Baca Juga: Kasus Korupsi SPPD Fiktif Terungkap! Ini Kata Kajari Soal Dua Pejabat Bengkulu Utara yang Ditahan

"Ada ilmunya, pertama, fake document analys, fake audio analys, fake image analys, fake video analys," papar Rismon dalam program televisi 'Rakyat Bersuara' yang ditayangkan di YouTube Official iNews pada Selasa (29/4/2025).

"Itu dalam ruang akademik kalau hasilnya tidak disukai orang jangan merasa gak suka ini kajian ilmiah harus dilawan dengan kajian ilmiah," tandasnya.***

Tags

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB