nasional

Sejarah Hari Buruh Internasional Setiap 1 Mei, Mengenang Tragedi Pekerja yang Memperjuangkan Hak Kerja Layak

Kamis, 1 Mei 2025 | 10:47 WIB
Ilustrasi Hari Buruh dan awal mula peringatan di Indonesia. (Freepik/Freepik)

Redaksi88.com – Tanggal 1 Mei setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Buruh Internasional. 

Peringatan ini berawal dari tragedi Haymarket Riot atau Kerusuhan Haymarket yang terjadi di Chicago, Amerika Serikat, pada tahun 1886.

Saat itu, para buruh melakukan aksi protes untuk menuntut hak bekerja di lingkungan yang aman serta pengurangan jam kerja yang saat itu mencapai 14 hingga 18 jam per hari. 

Baca Juga: Usai Viral Soal Tudingan Ijazah Palsu, Jokowi Laporkan 5 Oknum ke Polda Metro Jaya

Jam kerja yang sangat panjang ini berdampak buruk pada kesehatan para pekerja.

Aksi besar-besaran dimulai pada 1 Mei 1886, di mana sekitar 300 ribu buruh dari 13 ribu perusahaan di AS melakukan mogok kerja. 

Salah satu tuntutan utama mereka adalah pengurangan jam kerja menjadi 8 jam per hari tanpa pemotongan upah.

Baca Juga: Telah Lama Diam, Jokowi Laporkan Kasus Tudingan Ijazah Palsu, Begini Alasannya Mengapa Baru Sekarang

Namun, pada 3 Mei 1886, terjadi bentrokan antara pekerja perusahaan McCornick Harvesting Machine Company dengan aparat keamanan. 

Aksi ini memicu kerusuhan yang menewaskan satu orang dan melukai beberapa lainnya.

Esok harinya, 4 Mei 1886, protes berlanjut di Haymarket Square sebagai bentuk perlawanan terhadap kekerasan polisi. 

Baca Juga: Kasus Korupsi SPPD Fiktif Terungkap! Ini Kata Kajari Soal Dua Pejabat Bengkulu Utara yang Ditahan

Tiba-tiba, seorang yang tidak dikenal melemparkan bom ke arah kerumunan, mengakibatkan 7 polisi dan 8 warga sipil tewas.

Pada 1889, federasi internasional kelompok sosialis dan serikat pekerja menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh. 

Halaman:

Tags

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB