Redaksi88.com – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi, akhirnya angkat bicara terkait sindiran Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengenai polemik dugaan ijazah palsu yang menyeret namanya.
Pernyataan ini disampaikan Jokowi usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, pada Selasa, 20 Mei 2025.
Pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) terkait dugaan penggunaan ijazah palsu.
Baca Juga: Momen Jokowi Tertawa usai Diminta Tunjukkan Ijazah Aslinya: Nanti Saja di Pengadilan
Dalam sesi wawancara dengan media, Jokowi dimintai tanggapan atas pernyataan Megawati yang menyindir bahwa jika ijazahnya memang asli, seharusnya bisa langsung ditunjukkan tanpa perlu melibatkan kepolisian.
"Ketum PDIP bilang kalau ijazah asli tinggal tunjukkan enggak usah repot ke polisi?" tanya awak media.
Mendengar pertanyaan itu, Jokowi terlihat menahan emosi. Tatapannya berkaca-kaca, dan ia pun mengungkapkan perasaan sedihnya.
"Saya itu sebetulnya ya, sebetulnya sedih," ucap Jokowi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 20 Mei 2025.
Ia menambahkan, jika proses hukum terus berjalan hingga ke tahap selanjutnya, ia merasa prihatin, namun tetap menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum.
"Kalau proses hukum mengenai ijazah ini maju lagi ke tahapan berikutnya. Saya kasihan, tapi ya ini kan sudah keterlaluan jadi ya kita tunggu proses hukum selanjutnya," lanjutnya.
Jokowi menegaskan, dirinya siap menunjukkan ijazah asli jika memang diminta dalam persidangan.
Menurutnya, pengadilan adalah tempat yang paling tepat untuk membuktikan semuanya.
"Ini kan supaya semuanya jelas dan gamblang, lembaga yang paling kompeten untuk dimana saya menunjukkan ijazah saya itu ya di pengadilan nanti," tegasnya.