nasional

Tanggapan Bahlil Lahadalia Soal Usulan Reshuffle Kabinet dari Rocky Gerung: Itu Hak Prerogatif Presiden

Jumat, 23 Mei 2025 | 11:30 WIB
Potret Menteri ESDM Bahlil Lahadalia - respon tentang isu reshuffle kabinet. (Instagram.com / @bahlillahadalia)

Redaksi88.com – Isu reshuffle Kabinet Merah Putih kembali mencuat ke permukaan. Kali ini, pengamat politik Rocky Gerung menyuarakan pendapatnya soal perlunya penyegaran di tubuh pemerintahan.

Menurut Rocky, reformasi 1998 bukan sekadar peristiwa yang harus dikenang, tetapi harus dihidupkan kembali melalui tindakan nyata, salah satunya dengan melakukan reshuffle kabinet.

“Tugas presiden mengganti mereka yang tidak bicara tentang sosialis dan itu namanya perubahan paradigma baru,” kata Rocky Gerung dalam acara peringatan reformasi 1998 di Jakarta Selatan, Rabu, 21 Mei 2025.

Baca Juga: Prabowo Teken Perpres Baru: TNI dan Polri Kini Bisa Lindungi Jaksa dan Keluarganya

“Jadi sekali lagi ada kesempatan bagi kita untuk mengulangi energi reformasi, kita ingin bukan memperingati reformasi, tapi mengulangi reformasi,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa urusan reshuffle sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.

“Kewenangan semua itu adalah hak prerogatif Bapak Presiden,” kata Bahlil saat ditemui awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 22 Mei 2025.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Bengkulu, BPBD: 34 Rumah dan Tempat Usaha Rusak

Bahlil juga menyatakan bahwa dirinya tidak ingin melangkahi batas kewenangan yang bukan menjadi tugasnya, termasuk soal reshuffle kabinet.

“Kita itu jangan berpikir bertindak melewati batas kewenangan,” ujar Ketua Umum Partai Golkar itu.

Sementara itu, pihak Istana belum memberikan pernyataan resmi terkait wacana reshuffle kabinet yang kembali bergulir.***

Tags

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB