nasional

Update Insiden Maut Bus Rombongan Nakes RSBS Jember di Jalur Bromo: 3 dari 21 Korban Kondisinya Membaik

Selasa, 16 September 2025 | 15:19 WIB
Terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus rombongan tenaga kesehatan (Nakes) RS Jember di kawasan Jalur Bromo, Probolinggo, Jawa Timur (Jatim). (X.com/@AnisLaba)

Baca Juga: 7 Poin Tuntutan Ojol Bakal Ramai-ramai Matikan Aplikasi Besok, dari Desak RUU Transportasi Online hingga Usut Tragedi Affan Kurniawan

Dalam insiden ini, bus rombongan Nakes RSBS Jember itu diketahui mengangkut sebanyak 52 penumpang saat melintas di jalur lereng Gunung Bromo tersebut.

Lantas, bagaimana kondisi terbaru yang dialami para korban kecelakaan maut itu? Berikut sejumlah fakta terkini.

3 dari 21 Korban Kondisinya Membaik

Pemilik RSBS Jember, dr. Faida menyatakan tiga korban kecelakaan maut di Jalur Bromo tersebut kini diperbolehkan pulang, pada Selasa, 16 September 2025.

Faida menilai, hal tersebut karena kondisi 3 korban tersebut dinyatakan sudah membaik usai menjalani rawat inap di RSBS. 

"Tiga korban yang diperbolehkan pulang yakni Dwi Puji Lestari, Titik Irma, dan Diana Azizah," kata Faida kepada awak media di Jember, Jawa Timur, pada hari yang sama.

"Kondisinya sudah membaik dan semuanya merupakan perawat RSBS," ungkapnya.

Baca Juga: Cowboy Style Menkeu Purbaya, Gaya Santai yang Jadi Taruhan di Awal Jabatan

21 Korban Alami Luka Berat-Sedang

Dalam kesempatan yang sama, Faida menyebut sebanyak 21 korban yang merupakan karyawan RSBS dan keluarganya yang mengalami luka berat hingga sedang akibat kecelakaan bus tersebut.

Hingga Selasa, 16 September 2025, 21 korban tersebut masih menjalani rawat inap di RSBS untuk mendapatkan penanganan intensif.

"Dari 21 korban yang dirawat di RSBS tersebut, tiga di antaranya sudah diperbolehkan pulang untuk rawat jalan karena kondisinya sudah membaik," tutur Faida.

1 Korban Hamil Dijemput dari RSUD Probolinggo

Faida mengungkapkan, 1 korban yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moh. Saleh Kota Probolinggo atas nama Betty juga sudah dibawa ke RSBS pada Senin, 15 September 2025.

Penjemputan korban tersebut menggunakan kendaraan dari RS Al Huda dengan pendamping satu dokter dan dua perawat.

Penanganan korban diketahui disertai sejumlah peralatan medis dan obat-obatan seperti patient monitor, defibrillator, ventilator portable, syringe pump, dan emergency box.

Baca Juga: Stimulus Ekonomi 2025: 20.000 Fresh Graduate Dapat Kesempatan Magang Bergaji UMP, Pemerintah Siapkan Rp198 Miliar

Halaman:

Tags

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB