Swasta maupun Pertamina sama-sama cengli, harus terbuka,” tegasnya. Harga BBM nantinya akan merujuk pada Indonesia Crude Price (ICP).
“Harga stabil, tidak ada kenaikan, tergantung ICP dunia,” tambahnya.
Bahlil memastikan rapat teknis sudah dimulai sejak Jumat (19/9). Ia menargetkan BBM impor bisa masuk Indonesia paling lambat tujuh hari.
“Stok cadangan BBM, 18 sampai 21 hari tidak ada masalah, tidak perlu ada keraguan. Cuma memang ada di SPBU swasta yang cadangannya menipis,” tandasnya.***