Swasta maupun Pertamina sama-sama cengli, harus terbuka,” tegasnya. Harga BBM nantinya akan merujuk pada Indonesia Crude Price (ICP).
“Harga stabil, tidak ada kenaikan, tergantung ICP dunia,” tambahnya.
Bahlil memastikan rapat teknis sudah dimulai sejak Jumat (19/9). Ia menargetkan BBM impor bisa masuk Indonesia paling lambat tujuh hari.
“Stok cadangan BBM, 18 sampai 21 hari tidak ada masalah, tidak perlu ada keraguan. Cuma memang ada di SPBU swasta yang cadangannya menipis,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Ketika Sirene ‘Tot Tot Wuk Wuk’ Jadi Sindiran Kocak namun Sarat Kritikan Keras Pengguna Jalan Raya
Nasib Tax Amnesty Jilid III Kian Samar, Menkeu Purbaya Sebut Hanya Jadi Insentif untuk Penghindar Pajak
Akhir Cerita Ledakan Misterius di Pamulang, dari Dugaan Meteor hingga Bocornya Gas
Air Mata Bahagia Marhani: Anak Tukang Kupas Bawang Raih Cita-Cita di Sekolah Rakyat
Raihan, Anak Pengupas Bawang yang Kini Bisa Menggapai Mimpi di Sekolah Rakyat
"Pak Prabowo!" Disambut Hangat Diaspora Indonesia di Osaka Expo 2025