Purbaya juga meragukan keberanian bank menyalurkan kredit fiktif dalam skala besar. “Tapi saya nggak tahu apa sebesar itu mereka berani kredit fiktif?” ujarnya.
Menurutnya, risiko kredit fiktif sudah lama ada, bahkan sebelum dirinya menjabat sebagai Menkeu.
“Tapi kalau masalah itu kan selalu ada. Saya belum masuk juga kalau ada kredit fiktif, ya ada kredit fiktif,” tandasnya.***