“Demi Allah saya bersumpah akan setia kepada UUD 1945 serta menjalankan segala peraturan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Brian saat pelantikan di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Rabu, 19 Februari 2025.
Lima Menteri Diganti pada Reshuffle Kedua
Kemudian, langkah besar dilakukan Prabowo pada reshuffle kedua yang berlangsung pada Senin, 8 September 2025.
Sebanyak lima menteri dicopot dari jabatannya, termasuk nama besar seperti Budi Gunawan, Sri Mulyani, Abdul Kadir Karding, Budi Arie Setiadi, dan Dito Ariotedjo.
Baca Juga: Kasus Pemerasan Sertifikasi K3: KPK Tambah Masa Tahanan Immanuel Ebenezer 30 Hari
Presiden kemudian melantik empat menteri baru dan satu wakil menteri, yakni Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, Mukhtarudin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
Terdapat pula nama Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi, serta Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah yang didampingi Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai wakilnya.
Keputusan itu disebut sebagai upaya memperkuat koordinasi antar kementerian yang dinilai masih belum maksimal.
Reshuffle Ketiga di Akhir Tahun Pertama
Reshuffle ketiga dilakukan pada Rabu, 17 September 2025. Saat itu Prabowo mengganti satu menteri, dua wakil menteri, serta dua kepala badan.
Baca Juga: Pertamina Nurut Aturan Pemerintah, Campuran Etanol 10 Persen Bakal Diterapkan pada 2026
Erick Thohir yang sebelumnya menjabat Menteri BUMN dialihkan menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga.
Di sisi lain, posisi Menko Polkam yang sebelumnya kosong akhirnya diisi oleh Djamari Chaniago, sementara posisi lain diisi oleh tokoh-tokoh baru seperti Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan dan Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan.
Konsolidasi ini juga memperlihatkan strategi Prabowo dalam menata ulang struktur pemerintahan agar lebih efektif menghadapi tantangan politik dan ekonomi di tahun berikutnya dalam masa pemerintahannya.***