Redaksi88.com, Magelang – Suasana di Magelang pada Kamis (24/10) berubah menjadi riuh ketika Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba dengan penuh semangat untuk memulai penggemblengan anggota Kabinet Merah Putih.
Pukul 16:06 WIB, pesawat kepresidenan mendarat di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta. Setelahnya, Prabowo melanjutkan perjalanan darat menuju Akademi Militer Magelang, membawa misi penting yakni mempersiapkan tim kabinetnya dalam semangat perjuangan dan keberanian.
Warga Magelang, dari kalangan tua hingga muda, tak ingin melewatkan momen ini. Di sepanjang jalan, mereka menyambut pemimpin negara dengan kibaran bendera Merah Putih.
Baca Juga: Siswa Penerima Makan Bergizi Gratis Titip Surat untuk Prabowo-Gibran, Isinya Doa yang Tulus
Di antara lautan bendera, spanduk-spanduk yang menghiasi pemandangan mengirimkan pesan hangat.
"Selamat Bekerja dengan Ikhlas, Pak Prabowo." Presiden yang duduk di dalam mobil kepresidenan MV3 Garuda Limousine, hasil karya PT Pindad, menyambut senyum dan melambaikan tangan kepada mereka yang berkerumun di sisi jalan.
Kehadiran Prabowo di Magelang bukan hanya seremonial belaka. Setelah menempuh perjalanan dari Jakarta yang memakan waktu 1,5 jam, ia telah siap untuk menjalankan misi besar.
Para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih telah tiba lebih dulu, siap mengikuti pembekalan intensif yang direncanakan hingga 27 Oktober 2024.
Mereka tidak hanya akan menjalani pelatihan, tetapi juga akan merasakan atmosfer berkemah di bawah langit Magelang—sebuah pengalaman yang tak biasa bagi pemangku kebijakan.
Sidang paripurna Kabinet Merah Putih yang berlangsung sehari sebelumnya, pada Rabu (23/10), membuka jalan bagi agenda besar ini.
Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan pentingnya penggemblengan ini sebagai ajang untuk memperkuat kerja sama tim dan membangun keberanian, dua elemen yang ia anggap vital dalam menjalankan roda pemerintahan.
"Kita akan laksanakan pembekalan, lalu berkoordinasi di Magelang, Jawa Tengah," ujarnya tegas. Baginya, Magelang bukan sekadar lokasi, kota ini adalah simbol dari perlawanan yang tangguh melawan penjajahan, sebuah pusat sejarah yang membangkitkan semangat Pangeran Diponegoro.
Baca Juga: Penasihat Prabowo Menjembatani Urusan Strategis di Berbagai Sektor, Siapa Sajakah Mereka?
Prabowo ingin agar anggota kabinetnya dapat mengadopsi semangat juang dan keberanian yang telah mengakar di tempat ini selama berabad-abad.