nasional

Redesain Ritual Pagi, Prabowo Kobarkan Semangat Nasionalisme Lewat Gaung Indonesia Raya

Senin, 16 Desember 2024 | 07:40 WIB
Ilustrasi- Redesain Ritual Pagi, Prabowo Kobarkan Semangat Nasionalisme Lewat Gaung Indonesia Raya. (Dox. NUonline)

REDAKSI88.com, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto mengambil langkah berani untuk menghidupkan semangat nasionalisme. 

Prabowo meminta seluruh stasiun televisi menayangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya setiap pukul 6 pagi. Kebijakan ini disambut hangat oleh masyarakat dan membangkitkan gelombang komentar positif di media sosial.

Salah satu unggahan di akun Instagram @infokomando yang membahas rencana ini menjadi sorotan. Netizen ramai-ramai mendukung inisiatif tersebut.

“Gini ini betul! Banyak sekali orang-orang lupa jati diri bahwa mereka ORANG INDONESIA,” tegas salah satu komentar yang viral.

Dukungan serupa membanjiri kolom komentar, mencerminkan harapan banyak pihak agar tradisi ini kembali menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Harga Emas Anjlok Tajam, Penguatan Dolar AS Jadi Pemicu

“Lagu Indonesia Raya harus sering diputar untuk menumbuhkan cinta tanah air. Jangan sampai bangsa Indonesia lupa dengan lagu ini, apalagi lebih hafal lagu-lagu Korea atau India," tulis akun @nasrulrasyidi212.

Beberapa netizen bahkan mengusulkan agar penayangan lagu kebangsaan ini diperluas. "Kalau bisa diputar juga di tempat umum, biar ada momen-momen menghormati lagu kebangsaan," usul @jatnikax84.

Nostalgia pun menyeruak di antara komentar. “Di era 2000-an, setiap pagi jam setengah 6 atau jam 6, semua stasiun TV menayangkan lagu kebangsaan. Ini jadi rutinitas kami sebelum berangkat sekolah," kenang @lutfibachtiyar93.

Netizen lainnya melontarkan harapan besar kepada Prabowo. "Kenapa Bapak nggak jadi presiden dari dulu, Pak," tulis @angga_indoo.

Usulan kreatif juga muncul, seperti yang ditulis akun @muhammadinsuh: "Jam 7 malam aktifkan kembali lagu Garuda Pancasila. Biar makin mantap!"

Baca Juga: 6 Artefak Bersejarah Resmi Diserahkan, Tonggak Penting Perlindungan Warisan Budaya

Di platform TikTok, antusiasme serupa terasa di akun @andreayudias, yang turut mengangkat kebijakan ini. Salah satu komentar yang disukai hampir 7 ribu pengguna berbunyi, “SANGAT SETUJU,” ujar @mas-masbiasa.

Ada juga suara yang menginginkan lagu wajib lainnya ikut ditampilkan. "Kalau bisa bukan Indonesia Raya saja, lagu wajib lainnya juga. Karena banyak Gen Z yang nggak hafal lagu nasional," tulis @alsier, menyoroti tantangan generasi muda.

Halaman:

Tags

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB