REDAKSI88.com, LAMPUNG – Menyongsong perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), Polda Lampung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Lilin Krakatau 2024, Selasa (17/12/2024).
Rapat ini bertujuan memastikan kesiapan pengamanan di wilayah Lampung, yang merupakan jalur strategis penghubung Jawa-Sumatera.
Dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Polda Banten dan perwakilan dari KSOP Merak, rakor tersebut merupakan tindak lanjut dari Rakornas di Jakarta.
Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, menegaskan bahwa pengamanan Nataru tidak boleh dianggap sebagai rutinitas biasa.
“Kesiapan pengamanan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Kita ingin masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman,” tegas Irjen Helmy Santika dalam sambutannya.
Ia mengingatkan pentingnya pengamanan di berbagai titik strategis, termasuk tempat ibadah, lokasi wisata, pusat perbelanjaan, dan jalur transportasi.
Selain itu, distribusi bahan bakar minyak (BBM) juga mendapat perhatian khusus untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan aktivitas ekonomi.
11 Hari Pengamanan Intensif
Operasi Lilin Krakatau 2024 akan berlangsung selama 11 hari, mulai 23 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025. Selama periode ini, Polda Lampung akan mendirikan Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) di sejumlah titik rawan kemacetan, kecelakaan, serta pusat keramaian.
Baca Juga: KPK Geledah Kantor Pusat BI di Jakarta, Gubernur Bank Indonesia Respon Tudingan Korupsi CSR
Sebagai pintu gerbang utama Pulau Sumatera, arus pergerakan masyarakat dari dan ke Pulau Jawa diprediksi meningkat tajam selama Nataru.
Oleh karena itu, sinergitas Polda Lampung dengan Polda Banten, yang mengelola Pelabuhan Merak sebagai jalur utama penyeberangan, menjadi hal yang krusial.
“Kita harus menjaga sinergitas dengan Polda Banten dan seluruh stakeholder agar pergerakan masyarakat dari Jawa ke Sumatera dan sebaliknya berjalan aman dan lancar,” ujar Kapolda.