Meskipun Google bukan penyedia data finansial utama, tetap diperlukan mekanisme verifikasi yang ketat untuk menghindari kesalahan serupa di masa mendatang.
Jika hal seperti ini terjadi berulang kali dan tidak segera diperbaiki, Google berisiko dianggap lalai dalam menyajikan informasi yang akurat kepada publik.
"Dalam era digital saat ini, penyebaran berita palsu atau informasi yang salah dapat menimbulkan ketidakstabilan di berbagai sektor. Oleh karena itu, penting bagi platform digital untuk meningkatkan pengawasan dan akurasi data yang disediakan,” tegas Pratama.***