"100 hari pertama, kami berharap ada kesadaran," tegasnya.
Namun, bagi mereka yang tetap membandel, Prabowo tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas.
"Kalau kau tidak setia kepada rakyat Indonesia, kalau kau menghalangi kebijakan-kebijakan yang untuk membantu rakyat Indonesia, saya akan tindak!"
Prabowo juga mengingatkan bahwa loyalitas utama pejabat negara adalah kepada bangsa, negara, dan rakyat, bukan kepada kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
Baca Juga: Isu Gaji ke-13 dan 14 PNS Dihapuskan? Menko Airlangga, Persiapan Sudah Ada
Isu Reshuffle Makin Kuat, Siapa yang Berpotensi Diganti?
Pernyataan Prabowo ini semakin memperkuat spekulasi bahwa reshuffle kabinet bisa segera terjadi.
Sejumlah menteri dan pejabat strategis yang dianggap tidak sejalan dengan visi pemerintahan berpotensi diganti.
Pihak Istana sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait kemungkinan reshuffle dalam waktu dekat. Namun, jika melihat ketegasan Prabowo, bukan tidak mungkin ada perubahan besar di tubuh kabinet dalam beberapa bulan ke depan.***