Kemenkeu Beberkan Rencana Tunjangan Guru ASN Daerah 2025 Capai Rp66,92 Triliun, Ini Skema Penyalurannya

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Kamis, 1 Mei 2025 | 15:30 WIB
Ilustrasi guru - penyaluran Tunjangan Guru ASN Daerah.  (Freepik/syarifahbrit)
Ilustrasi guru - penyaluran Tunjangan Guru ASN Daerah. (Freepik/syarifahbrit)

Redaksi88.com – Presiden Prabowo Subianto memperkenalkan mekanisme baru penyaluran tunjangan guru ASN daerah pada pertengahan Maret lalu.

Peluncuran sistem ini dilakukan di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada 13 Maret 2025, yang memungkinkan tunjangan guru disalurkan langsung ke penerima.

"Dulu, penyalurannya itu melalui rekening kas umum daerah, dari APBN ke rekening kas daerah, baru disalurkan ke rekening guru," jelas Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers APBN yang ditayangkan di YouTube Kemenkeu, Rabu (30/4/2025).

Baca Juga: Program MBG Serap Rp2,3 Triliun APBN, Kemenkeu Ungkap 3,26 Juta Orang Sudah Terima Manfaat

Dengan sistem baru ini, guru-guru di daerah langsung menerima tunjangan dari pemerintah pusat tanpa perantara.

"Sekarang, mulai bulan Maret kemarin, penyalurannya langsung dari kas negara kepada rekening guru, itu lebih tepat waktu pastinya tepat jumlah, dan bisa kita desain secara baik," terangnya.

Untuk tahun 2025, alokasi tunjangan guru ASN daerah mencapai Rp66,92 triliun.

Baca Juga: Mengapa 1 Mei Jadi Hari Libur Nasional? Ini Sejarah Singkat Hari Buruh di Indonesia

"Seluruh tahun 2025 direncanakan penyaluran tunjangan guru ASN daerah adalah Rp66,92 triliun, disalurkan secara triwulanan, berarti 4 triwulan, 4 kali penyaluran dan total penerimanya 1.522.000 guru ASN daerah," tambahnya.

Rincan Penyaluran Tunjangan Guru ASN Daerah 2025

Tahap 1 yang dimulai pada bulan Maret sudah selesai dengan anggaran Rp7,19 triliun dan bulan April dengan anggaran Rp3,85 triliun juga sudah selesai dilakukan.

Dengan jumlah tersebut, ada sekitar 900 ribu guru yang telah menerima tunjangan dari pemerintah.

Baca Juga: Jokowi Siap Buktikan Keaslian Ijazah, Ahli Digital Forensik Sebut Analisis Harus Sesuai Prosedur Ilmiah

“Pada bulan Mei, artinya akhir bulan April ini kita akan menyalurkan lagi Rp5,7 triliun untuk 605 ribu guru,” jelas Suahasil.

Sementara itu, untuk penyaluran tunjangan tahap kedua di Kuarter II, Kuarter III, dan Kuarter IV bisa lebih cepat karena sudah validasi data dari proses pertama.***

Editor: Ibrahim Shiddiq

Sumber: Pemberitaan Media Siber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X