Redaksi88.com – Presiden RI Prabowo Subianto menaruh perhatian terhadap banyaknya calon jemaah haji asal Indonesia yang telah menabung selama bertahun-tahun demi bisa berangkat ke Tanah Suci, Makkah dan Madinah.
Hal itu ia sampaikan saat meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pada Minggu, 4 Mei 2025.
Dalam pidatonya, Presiden ke-8 RI itu meminta jajaran Kabinet Merah Putih untuk bergotong royong mencari solusi agar biaya haji bisa ditekan dan semakin terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Kebijakan Tarif Trump Picu Kekhawatiran, Menko Airlangga Ungkap Proyek AZEC RI-Jepang
“Kita berjuang keras untuk menurunkan biaya haji, semurah-murahnya yang kita mampu,” kata Prabowo di hadapan para jemaah haji di Bandara Soetta, Banten.
Ia pun meminta Menteri Agama, Kepala Badan Haji, serta Penasehat Khusus Presiden Bidang Haji untuk berkoordinasi secara intensif dalam mencari langkah konkret untuk menurunkan ongkos haji.
"Jadi saya minta Menteri Agama, Kepala Badan Haji yang dibantu Penasehat Khusus Presiden bidang Haji untuk koordinasi sebaik-baiknya, mencari solusi untuk mengurangi biaya haji," tambahnya.
Prabowo menyebut, sejauh ini pemerintah sudah berhasil menurunkan biaya haji sebesar Rp4 juta. Namun, ia mengaku belum puas dan mendorong agar biaya tersebut bisa ditekan lebih jauh lagi.
Baca Juga: Singgung Tarif Impor AS, PM Malaysia Ungkap Percakapan Telepon dengan Prabowo
"Tapi (penurunan biaya haji) Rp4 juta saya minta dikurangi lagi karena saya belum puas," tegas Prabowo.
"Kita harus yang termurah yang bisa kita capai. Kalau bisa lebih murah dari Malaysia," sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyebut besarnya jumlah jemaah haji dan umrah asal Indonesia yang mencapai lebih dari 2 juta orang per tahun.
Angka tersebut mendekati 2,2 juta warga dalam satu tahun. Pada puncak musim keberangkatan, jumlah jemaah bisa mencapai 12.000 orang dalam sehari.
Artikel Terkait
Momen Tak Terlupakan Siswa SDN Cimahpar 5 bersama Prabowo di Hardiknas: Kebahagiaan yang Menggores Hati
Prabowo: Indonesia Harus Tinggalkan Mental 'Kumaha Engke'
Singgung Tarif Impor AS, PM Malaysia Ungkap Percakapan Telepon dengan Prabowo
Kebijakan Tarif Trump Picu Kekhawatiran, Menko Airlangga Ungkap Proyek AZEC RI-Jepang
Pasca Viral Julukan 'Gubernur Konten', Dedi Mulyadi Minta Rudy Masud Terima Warga Jabar Jadi Petani-Nelayan di Kaltim