Redaksi88.com – Isu terkait pemangkasan kuota haji Indonesia sebesar 50 persen untuk tahun 2026 sempat mencuat dan menjadi perhatian publik.
Sebagai catatan, pada operasional haji tahun 2025, Indonesia mendapatkan kuota sebanyak 221 ribu jemaah haji, baik reguler maupun khusus.
Jumlah ini setara dengan sekitar 25 persen dari total jemaah haji yang datang ke Tanah Suci.
Baca Juga: Ada Jemaah Haji Indonesia Tak Kebagian Katering, Menag Janjikan Kompensasi Uang
Menanggapi wacana pengurangan kuota tersebut, Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Dahnil Anzar Simanjuntak, membeberkan alasan di balik munculnya isu tersebut.
Menurutnya, pemerintah Arab Saudi menilai bahwa pelaksanaan haji yang ditangani oleh Indonesia masih belum memuaskan.
“Mereka (pemerintah Arab Saudi) menyampaikan tahun ini penyelenggaraan haji yang dikelola Indonesia dalam hal ini Kementerian Agama itu agak buruk,” ujar Dahnil dalam konferensi pers yang digelar di kantor BP Haji, Jakarta Pusat, Rabu malam, 11 Juni 2025.
Baca Juga: Usai Maung, Prabowo Luncurkan Pandu Mobil Taktis Listrik Karya Anak Bangsa
Dahnil menyebut bahwa dalam pertemuan antara Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi dengan Kepala BP Haji, Mochammad Irfan Yusuf, wacana pemangkasan kuota hingga 50 persen pertama kali disampaikan.
“Itu yang membuat kami agak kaget,” imbuhnya.
Namun, rencana tersebut akhirnya dibatalkan oleh pemerintah Arab Saudi. Pasalnya, pada tahun depan penyelenggaraan haji tidak lagi akan ditangani oleh Kementerian Agama.
Baca Juga: Evan Dimas Beri Sinyal ke Fans Usai Kondisi Fisiknya Jadi Sorotan
“Presiden akan membentuk badan setingkat Kementerian Haji maka pemerintah Arab Saudi ada harapan dengan manajemen baru,” ucap Dahnil.
“Oleh sebab itu, wacana untuk pemotongan 50 persen itu tidak kami kembangkan karena kami percaya Presiden Prabowo melalui badan yang dibentuk akan berkomitmen melakukan perbaikan,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Pemerintah Sahkan Naturalisasi Empat Pemain Diaspora untuk Tingkatkan Kekuatan Timnas Putri Indonesia
Prabowo: Kekayaan Indonesia yang Dirampas Belanda Capai 31 Triliun Dolar AS, Setara 140 Tahun APBN
Evan Dimas Beri Sinyal ke Fans Usai Kondisi Fisiknya Jadi Sorotan
Usai Maung, Prabowo Luncurkan "Pandu" Mobil Taktis Listrik Karya Anak Bangsa
Ada Jemaah Haji Indonesia Tak Kebagian Katering, Menag Janjikan Kompensasi Uang