Redaksi88.com – Jemaah haji Indonesia kini telah memasuki fase pemulangan ke Tanah Air.
Sejak fase pemulangan dimulai pada 11 Juni 2025, tercatat sudah lebih dari 23 ribu jemaah yang tiba di Indonesia.
Sesampainya di kampung halaman, petugas haji mengimbau agar jemaah segera memeriksakan diri apabila mengalami gangguan kesehatan.
Baca Juga: MUI Kutuk Keras Serangan Israel ke Teheran, Serukan Perlawanan Global
Hal ini penting mengingat ibadah haji merupakan perjalanan panjang yang melibatkan aktivitas fisik intens dan cuaca ekstrem, termasuk suhu yang sempat menembus 47 derajat Celcius di Tanah Suci.
“Kalau ada gejala sakit, misalkan demam, batuk, sesak nafas, kami anjurkan agar segera berobat ke rumah sakit maupun puskesmas,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah dr. M. Imran dalam konferensi pers di Makkah, dikutip pada Senin, 16 Juni 2025.
Sebagai ciri awal, Imran meminta jemaah untuk cermat memperhatikan kondisi tubuhnya dalam rentang waktu 14 hari sejak tiba di Indonesia.
Ia juga meminta para jemaah untuk menceritakan setiap kegiatan yang dilakukan selama di Tanah Suci.
“Jangan lupa ceritakan riwayat perjalanan haji Anda, agar mendapatkan pelayanan dan penanganan yang tepat,” imbuhnya,
Gangguan kesehatan mungkin muncul karena perbedaan suhu cuaca yang cukup ekstrem.
Baca Juga: Empat Wanita Spesialis Pencurian di Swalayan Dibekuk Usai Aksi Viral di Kediri
Pasalnya, selama berhaji, para jemaah bisa terpapar suhu hingga 47 derajat Celcius.
“Kami ingatkan bahwa Arab Saudi saat ini telah memasuki puncak panas, bulan Juni-Juli,” kata Imran.
Artikel Terkait
Prabowo Langsung Turun Tangan Terkait Sengketa 4 Pulau di Perbatasan Aceh-Sumut, Keputusan Akan Segera Diambil
Yusril Ungkap Alasan Hambali Tak Diizinkan Pulang ke Indonesia Usai Bebas dari Penjara Guantanamo
MUI Kutuk Keras Serangan Israel ke Teheran, Serukan Perlawanan Global
Penembakan Brutal di Villa Mewah Bali: WNA Australia Tewas, Polisi Selidiki Aksi Dua Pria Bersenjata
Empat Wanita Spesialis Pencurian di Swalayan Dibekuk Usai Aksi Viral di Kediri