Redaksi88.com - Seorang pria berinisial HOC (49) di Tangerang, Banten, ditangkap Polda Metro Jaya atas dugaan pencabulan terhadap keponakannya sendiri yang berusia 11 tahun.
Yang lebih mengejutkan, pelaku diduga mengunggah aksi bejatnya tersebut ke media sosial.
Kasus ini terungkap berkat patroli siber yang dilakukan oleh kepolisian.
Menurut Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Rafles Langgak Putra, informasi awal mengenai dugaan penyebaran konten pornografi dan asusila ini diterima dari National Center of Missing and Exploitation Children (NCMEC) US.
Baca Juga: Teguh Santosa: Inisiatif Peradaban Global Sejalan dengan Prinsip Bhinneka Tunggal Ika
"Pengunggahan konten berisi asusila dan korban dari asusila tersebut anak di bawah umur yang dilakukan oleh akun Google Mail Suryadharma89," ujar Rafles kepada wartawan pada Sabtu 19 Juli 2025.
Melalui penyelidikan lebih lanjut, akun tersebut mengarah pada HOC sebagai pemilik akun.
Rafles juga menyatakan bahwa korban adalah keponakan pelaku, yang diasuh oleh istri pelaku (adik dari ibu korban).
Baca Juga: Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Bukit Duri, Empat Orang Tewas
Korban dititipkan di sana karena ibunya mengalami depresi setelah bercerai.
Dugaan pencabulan ini pertama kali terjadi saat korban sedang menonton televisi.
Pelaku diduga melakukan tindakan tidak senonoh dan memotretnya, kemudian mengunggah foto-foto tersebut ke akun Google Drive miliknya.
Foto-foto itu menunjukkan korban dalam kondisi tanpa busana.
Baca Juga: Buka Musda II JMSI Riau, Bupati Kuansing Tegaskan Media Siber Mitra Strategis Pemerintah
Artikel Terkait
Kemumu Suro Festival 2025 Resmi Ditutup, Bupati ASA: Event Ekonomi Kreatif Akan Diperbanyak
Gubernur Riau Dijadwalkan Hadiri Puncak HUT ke-5 JMSI Riau di Kuansing, Bakal Terima PIN Emas Penghargaan Tertinggi
Buka Musda II JMSI Riau, Bupati Kuansing Tegaskan Media Siber Mitra Strategis Pemerintah
Teguh Santosa: Inisiatif Peradaban Global Sejalan dengan Prinsip Bhinneka Tunggal Ika
Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Bukit Duri, Empat Orang Tewas