Kemlu Respons Permintaan Satria Arta, Eks Marinir yang Kini Jadi Tentara Rusia untuk Kembali Jadi WNI

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Rabu, 23 Juli 2025 | 09:30 WIB
Kementerian Luar Negeri memberikan respon terkait permintaan mantan Marinir TNI AL yang minta dipulangkan ke Indonesia.  (TikTok/zstorm689)
Kementerian Luar Negeri memberikan respon terkait permintaan mantan Marinir TNI AL yang minta dipulangkan ke Indonesia. (TikTok/zstorm689)

Redaksi88.com – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) akhirnya angkat bicara terkait viralnya video Satria Arta Kumbara, mantan prajurit Marinir TNI AL yang kini diketahui menjadi tentara relawan untuk Rusia.

Kemlu menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau keberadaan Satria di Rusia.

“Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Moskow tetap memantau keberadaan dan melakukan komunikasi dengan yang bersangkutan,” ujar juru bicara Kemlu, Rolliansyah Soemirat, kepada awak media pada Selasa, 22 Juli 2025.

Baca Juga: Anies Baswedan Soroti Program Pembinaan Anak Nakal ke Barak Militer: Kalau Ada Masalah, Semua Harus Sama-sama Ngoreksi

Rolliansyah Soemirat yang akrab disapa Roy itu menjelaskan bahwa soal status kewarganegaraan bukan menjadi wewenang Kemlu, melainkan Kementerian Hukum dan HAM.

“Mengenai status kewarganegaraan yang bersangkutan, hal tersebut menjadi ranah kewenangan Kementerian Hukum,” imbuhnya.

Nama Satria Arta kembali menjadi sorotan setelah video TikTok miliknya yang terbaru beredar. Dalam video tersebut, ia meminta bantuan agar bisa kembali ke Indonesia.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Tolak Cabut Larangan Study Tour: Fokus Pendidikan, Bukan Bebani Orang Tua

“Mohon izin Bapak, saya ingin memohon maaf sebesar-besarnya apabila ketidaktahuan saya menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Rusia mengakibatkan dicabutnya warga negara saya,” ujar Satria dalam video TikToknya, dikutip pada Selasa, 22 Juli 2025.

Ia mengaku tidak memiliki niat mengkhianati tanah air, dan keputusannya bergabung dengan tentara Rusia murni karena alasan ekonomi.

“Dengan ini saya memohon kebesaran hati Bapak Prabowo Subianto, Bapak Gibran, Bapak Sugiono, mohon kebesaran hati Bapak untuk membantu mengakhiri kontrak saya tersebut dan dikembalikan hak kewarganegaraan saya untuk kembali ke Indonesia,” imbuhnya.

Baca Juga: Seluruh Korban KM Barcelona VA Berhasil Ditemukan, Menhub Pastikan Evakuasi Tuntas

Satria sebelumnya sempat viral saat mengumumkan dirinya bergabung dengan militer Rusia. Ia bahkan mengunggah foto dirinya mengenakan seragam marinir.

Namun, diketahui bahwa ia telah meninggalkan tugas tanpa izin sejak 13 Juni 2022. 

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X