Redaksi88.com – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf memastikan pengadaan lebih dari 15.000 laptop untuk siswa Sekolah Rakyat akan dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.
Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya praktik yang melanggar aturan dalam proses pengadaan.
Pernyataan itu disampaikan Saifullah saat makan malam bersama siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 9 Kota Bandung, Sabtu, 9 Agustus 2025.
Baca Juga: PPATK Rampungkan Analisis 122 Juta Rekening Dormant, 90 Persen Telah Aktif Kembali
“Saya sudah minta kepada penanggung jawab pengadaan untuk melakukan pengadaan dengan transparan, dengan terbuka,” kata Saifullah dalam keterangan tertulis, Minggu, 10 Agustus 2025.
Menurutnya, seluruh siswa Sekolah Rakyat akan menerima satu unit laptop guna menunjang proses belajar mengajar.
Pada tahap pertama, sebanyak 9.705 siswa akan mendapatkan laptop, disusul tahap kedua untuk 5.665 siswa, sehingga total penerima manfaat mencapai sekitar 15.370 siswa.
Spesifikasi laptop yang disalurkan akan menyesuaikan dengan kebutuhan jenjang pendidikan masing-masing siswa.
“Selain laptop, Kementerian Sosial juga menyalurkan seragam sekolah,” ujarnya.
Saifullah kembali menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan laptop dan seragam dilakukan secara terbuka.
Baca Juga: Polres Bengkulu Utara Tangkap Dua Terduga Pencuri Motor di Dua TKP
“Ini sesuai dengan arahan presiden, tidak ada korupsi,” tegasnya.
“Pastikan bahwa semua proses itu sesuai dengan prosedur, sesuai dengan ketentuan. Kita juga minta didampingi oleh aparat,” lanjut Saifullah.
Artikel Terkait
143 Guru Mundur dari Sekolah Rakyat, Ini Tanggapan Mensos
Viral, Istri Gerebek Suami Diduga Anggota Polres Manokwari Lagi Bersama Dua Wanita di Kamar Hotel
Polres Bengkulu Utara Tangkap Dua Terduga Pencuri Motor di Dua TKP
Transfer Permanen! Jay Idzes Resmi Gabung Sassuolo: Bek Timnas Indonesia Ditebus Rp189,5 Miliar dari Venezia
PPATK Rampungkan Analisis 122 Juta Rekening Dormant, 90 Persen Telah Aktif Kembali