REDAKSI88.com, Bengkulu Utara- Kembali diwarnai ketegangan yang melibatkan PT Agricinal dan Forum Masyarakat Bumi Pekal Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara. Pada Minggu (10/11/2024).
Situasi di lapangan kembali memanas setelah PT Agricinal diduga melakukan langkah provokatif dengan menutup portal pos keamanan. Tindakan ini dituding memperkeruh suasana dan menyulut adu domba di antara masyarakat.
Saukani, perwakilan dari Forum Masyarakat Bumi Pekal, mengatakan tindakan PT Agricinal tidak hanya merusak ketenteraman, tetapi juga berpotensi memecah belah hubungan antarwarga.
"Kami hanya ingin aksi yang tenang tanpa ada campur tangan memancing konflik. Kami mendesak Pemkab Bengkulu Utara segera turun tangan," ujar Saukani dengan nada mendesak.
Lanjut Saukani, Forum Masyarakat Bumi Pekal, merasa terancam atas langkah sepihak perusahaan tersebut, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara untuk segera turun tangan demi mengembalikan ketenangan di wilayah mereka.
"Masyarakat menuntut agar keputusan yang tegas dan konkret diambil Pemkab Bengkulu Utara pada Selasa (12/11/2024), demi mencapai penyelesaian konflik secara damai dan adil," ungkap Saukani.
Sebagai bentuk protes, Saukani memastikan bahwa pihaknya akan terus melakukan blokade jalan hingga tuntutan mereka dipenuhi oleh perusahaan.
"Turunkan BPN dan semua stakeholder yang ada, biar semuanya jelas dan terang benderang terkait persoalan batas HGU perusahaan ini. Sehingga kedepannya tidak ada lagi konflik antara warga dan pihak perusahaan," tegasnya.***
Artikel Terkait
Prabowo Bertemu Ketua NPC Tiongkok, Komitmen Perkuat Hubungan Bilateral dan Tingkatkan Kerja Sama Strategis
Prabowo Bertemu Xi Jinping, Tegaskan Komitmen Kerja Sama Demi Stabilitas dan Kemakmuran Dunia
Prabowo dan Xi Jinping Saksikan Penandatanganan MoU Kerja Sama Indonesia dan Tiongkok
Wapres Gibran Rakabuming Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2024 di TMPN Kalibata, Wariskan Semangat Nasionalisme
Sejarah 10 November: Hari Pahlawan, Menghidupkan Warisan Kepahlawanan Bangsa
CEO Promedia Agus Sulistiyono: Desakan Stop Impor Beras, Sapi, dan Daging Beku Demi Lindungi Petani