Rencana Kenaikan PPN Jadi Sorotan, Oneng Serukan Tolak Kenaikan PPN 12 persen

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Minggu, 24 November 2024 | 12:54 WIB
Tangkapan layar video Oneng yang diunggah pada Sabtu, 23 November 2024, diskusi hangat terkait kebijakan fiskal pemerintah rencana kenaikan PPN 12 persen.  (Instagram.com@riekediahp_official)
Tangkapan layar video Oneng yang diunggah pada Sabtu, 23 November 2024, diskusi hangat terkait kebijakan fiskal pemerintah rencana kenaikan PPN 12 persen. (Instagram.com@riekediahp_official)

REDAKSI88.com, Jakarta- Pemerintah berencana menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen. Langkah ini langsung menuai reaksi dari berbagai pihak, termasuk anggota DPR RI sekaligus selebritas, Rieke Diah Pitaloka, yang dikenal dengan nama panggung "Oneng."

Dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @riekediahp_official, Oneng dengan tegas menolak rencana tersebut. Ia bahkan menggaungkan tagar #TolakKenaikanPPN12%.

Menurut Oneng, kenaikan PPN 12 persen akan berdampak pada berbagai kebutuhan pokok masyarakat, seperti barang elektronik, perabot rumah tangga, makanan olahan dan kemasan, kendaraan bermotor, hingga pulsa telekomunikasi.

Baca Juga: Prabowo bersama MBZ Saksikan Pertukaran MoU RI-UEA Bidang Industri hingga Kesehatan

Ia menyoroti bahwa pulsa menjadi kebutuhan esensial di era modern, mulai dari pembayaran BPJS, token listrik, air PDAM, hingga aktivitas jual beli online.

Video Oneng yang diunggah pada Sabtu, 23 November 2024, menjelang diskusi hangat terkait kebijakan fiskal pemerintah.

Dalam videonya, Oneng menjelaskan bahwa kenaikan PPN 1 persen dari 11 persen menjadi 12 persen sebenarnya setara dengan kenaikan harga barang hingga 9 persen.

Baca Juga: Tim Hukum Paslon Rohidin Mersyah-Meriani Pertanyakan Pemeriksaan KPK di Masa Tenang Pilkada

Contohnya, untuk barang seharga Rp1.000.000, pajak lama sebesar Rp110.000 akan naik menjadi Rp120.000, yang berarti ada selisih Rp10.000.

"Berat nggak sih? Ya beratlah," tegas Oneng.

Oneng menyarankan agar pemerintah menghentikan sementara pembangunan infrastruktur yang tidak prioritas dan lebih fokus pada pengembalian kerugian negara dari kasus-kasus korupsi.

Baca Juga: Juru Bicara FMBP Bongkar Fakta Baru Terkait Pelepasan Lahan PT Agricinal

"Ambil saja dari situ. Pak Prabowo setuju nggak?" Ia menambahkan.

Sebagai penutup, Oneng menyatakan dukungannya kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil kebijakan yang tidak memberatkan rakyat.***

Editor: Syamsu Rizal

Sumber: Media Sosial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X