REDAKSI88.com, Bengkulu Utara- Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara kembali menggelar audiensi terkait konflik lahan agraria antara masyarakat Pekal dan PT Agricinal pada Jumat, 20 Desember 2024, di Ruang Command Center Setdakab Bengkulu Utara.
Audiensi ini diinisiasi oleh Bupati Bengkulu Utara, Mian, melalui undangan resmi bernomor 200.1.3.3 / 8255 / BAKESBANGPOL, yang bertujuan mencari solusi dari konflik berkepanjangan tersebut.
Konflik antara Forum Masyarakat Bhumi Pekal (FMBP) dan PT Agricinal telah berlangsung lama. Persoalan utama menyangkut pengelolaan sepadan sungai Senabah, perizinan, dan kejelasan peta Hak Guna Usaha (HGU).
Baca Juga: Prabowo Menyatakan Kesamaan Pandangan Indonesia dan Mesir: Islam Moderat Sebagai Pilar Perdamaian
Dalam audiensi ini, Pemkab Bengkulu Utara melibatkan 38 pihak terkait, termasuk Forkopimda, Tripika Kecamatan Putri Hijau, Tripika Marga Sakti Sebelat, serta lima kepala desa penyangga di wilayah tersebut.
Seluruh pihak yang diundang diwajibkan membawa dokumen serta referensi pendukung. Dokumen tersebut meliputi peta HGU, izin pengelolaan, dan catatan pengelolaan sepadan sungai yang menjadi sumber konflik.
Langkah Pemkab Bengkulu Utara ini diharapkan dapat meredam ketegangan antara masyarakat dan perusahaan. Audiensi ini juga menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menciptakan keadilan dan keharmonisan di tengah konflik lahan.
Baca Juga: KPK Geledah Kantor Pusat BI di Jakarta, Gubernur Bank Indonesia Respon Tudingan Korupsi CSR
Sengketa lahan HGU kerap memunculkan gesekan sosial di lapangan. Oleh sebab itu, audiensi ini dianggap sebagai momentum penting untuk mencapai solusi damai yang mengedepankan keadilan bagi semua pihak.
Banyak pihak berharap audiensi ini tidak sekadar formalitas. Diharapkan ada keputusan konkret yang dapat mengakhiri konflik. Pasalnya, selama ini mediasi kerap berakhir tanpa solusi yang mengikat.
Baca Juga: Bengkulu Termasuk ke Top-9 Provinsi dengan SDM Paling Maju di Luar Jawa
"Jika audiensi ini gagal, konflik berpotensi semakin memanas. Oleh karena itu, keputusan dari pertemuan ini sangat ditunggu masyarakat," ujar Ketua FMBP, Sosri. Kamis (19/12/2024).
Hingga kini, PT Agricinal belum memberikan pernyataan resmi terkait audiensi tersebut. Masyarakat dan media masih menunggu langkah perusahaan yang dinilai memiliki peran besar dalam penyelesaian sengketa.***
Artikel Terkait
Duel Kiper Elite: Banding Nilai Pasar dan Pengalaman Maarten Paes vs Emil Audero, Potensi Tambahan Kekuatan Garuda!
Polda Lampung Gelar Rakor Operasi Lilin Krakatau 2024, Pastikan Pengamanan Nataru Aman dan Nyaman
Presiden Mesir Sambut Prabowo, Bahas Kerjasama Perdagangan hingga Pendidikan
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Jadi Cabang Olahraga Resmi di Mesir
Prabowo dan Presiden Mesir Kompak Serukan Gencatan Senjata di Palestina
Prabowo Menyatakan Kesamaan Pandangan Indonesia dan Mesir: Islam Moderat Sebagai Pilar Perdamaian