REDAKSI88.com, JAKARTA - Publik tengah ramai membicarakan pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Prabowo Subianto dalam acara perayaan ulang tahun ke-17 Partai Gerindra di SICC, Jawa Barat, pada 15 Februari 2025.
Dalam acara tersebut, Prabowo memberikan hadiah spesial kepada Jokowi berupa keris emas. Jokowi tampak tersenyum saat menerimanya dan memperlihatkan hadiah itu kepada para kader Gerindra yang hadir di lokasi.
Prabowo mengapresiasi kehadiran Jokowi dalam acara tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa Jokowi telah membantunya jauh sebelum dirinya resmi dilantik sebagai Presiden RI ke-8 menggantikan Jokowi pada Oktober 2024.
"Saya mau katakan, kita berada di jalan yang benar. Pak Jokowi telah membantu. Sebelum saya dilantik pun beliau sudah membantu," ungkap Prabowo dalam pidatonya di hadapan kader.
Lantas, seperti apa sebenarnya bentuk bantuan yang diberikan oleh Jokowi kepada Prabowo? Dan bagaimana pula tanggapan Jokowi terhadap pengakuan tersebut? Berikut ulasan selengkapnya dari pertemuan keduanya.
Baca Juga: Jangan Kaget! Basuki Hadimuljono Beberkan Rencana Gila-gilaan dan Anggaran Jumbo untuk IKN Tahap 2
Prabowo Kerap Dimintai Pandangan oleh Jokowi
Pada kesempatan yang sama, Prabowo mengungkapkan bahwa sebelum dilantik sebagai Presiden, Jokowi sering memanggilnya untuk berdiskusi dan meminta pandangannya mengenai berbagai jabatan strategis dalam pemerintahan.
"Sebelum serah terima, beliau sudah manggil saya terus, bahkan jabatan-jabatan tertentu beliau minta pandangan dari saya," kata Prabowo menjelaskan kedekatan mereka sebelum transisi kepemimpinan berlangsung.
Prabowo juga menegaskan bahwa dirinya mengungkapkan hal ini agar rakyat mengetahui bagaimana komunikasi dan koordinasi antara dirinya dan Jokowi dalam menjaga stabilitas pemerintahan sejak sebelum pelantikan.
Baca Juga: Efisiensi Anggaran Hantam SMK dan Pendidikan Vokasi, Pelatihan Penting Terancam
Peran Jokowi di Balik Program Makan Bergizi Gratis
Selain itu, Prabowo menyebut bahwa Jokowi berperan penting dalam pembentukan Badan Gizi Nasional (BGN), yang menjadi fondasi utama bagi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di berbagai wilayah Indonesia.
"Siapa yang membentuk Badan Gizi Nasional, siapa yang tanda tangan? Sebelum 20 Oktober yang bentuk adalah Pak Joko Widodo," ungkap Prabowo, menyoroti peran Jokowi dalam kebijakan tersebut.
Prabowo menambahkan bahwa dengan adanya BGN sebelum dirinya dilantik, pemerintah bisa langsung bekerja menjalankan program tersebut pada Januari 2025, memastikan percepatan distribusi makanan bergizi untuk masyarakat.
Di sisi lain, Jokowi juga melontarkan pujian kepada Prabowo yang kini telah resmi menjadi Presiden RI, mengomentari gaya kepemimpinan Prabowo yang dianggapnya unik dan khas.
Artikel Terkait
Terungkap Pengakuan Pelaku Penyebar Video Pelajar Berhubungan Badan di Lamtim
Internet Murah untuk Semua, Komdigi Gandeng Operator untuk Layanan BWA 100 Mbps
Ini Alasan Pemerintah Arab Saudi Melarang Anak-anak Ikut Ibadah Haji Mulai 2025
Begini Cara Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas saat Ulang Tahun, Tanpa BPJS!
Efisiensi Anggaran Hantam SMK dan Pendidikan Vokasi, Pelatihan Penting Terancam
Jangan Kaget! Basuki Hadimuljono Beberkan Rencana Gila-gilaan dan Anggaran Jumbo untuk IKN Tahap 2